” Hakim dan PP di Pengadilan Manokwari Dianggap Kurang “
Manokwari, TP – Hakim dan panitera pengganti (PP) di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IB Manokwari, Provinsi Papua Barat, dianggap kurang seiring semakin bertambahnya jumlah perkara yang ditangani.
Terkadang, ketika akan memulai persidangan, majelis hakim tidak lengkap, lantaran ada hakim yang harus mengikuti persidangan di ruangan lain atau berhalangan hadir dengan alasan tertentu.
Apalagi belakangan ini, semakin banyak perkara pidana, perdata maupun tipiring yang harus disidangkan di PN Manokwari, dimana rata-rata per hari berkisar antara 20-30-an perkara.
Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika terkadang terjadi ‘bongkar pasang’ majelis hakim, di samping adanya ‘ketidaksiplinan’ para pihak yang akan mengikuti proses persidangan. Akibatnya, waktu persidangan pun menjadi molor.

Kondisi kurangnya majelis hakim dan panitera pengganti di PN Manokwari, ditanggapi dingin Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum (Dirjen Badilum), Mahkamah Agung (MA), H. Bambang Myanto, SH, MH.
“Tentunya kita juga akan melihat beban kerja dari tiap-tiap pengadilan. Kita selalu berusaha mencukupkan antara jumlah beban kerja dengan jumlah hakim dan panitera,” kata Dirjen Badilum yang dikonfirmasi Tabura Pos di PN Manokwari, Kamis (4/8).
Myanto mengungkapkan, di PN Manokwari terdapat 6 orang panitera pengganti dan 11 orang hakim. Dari volume perkara yang ada, sambung Myanto, memang kurang pas apabila dibandingkan dengan pengadilan kelas 1B lainnya di Jawa.
BACA JUGA: Kedatangan Dirjen Badilum dan Rombongan Disambut Ketua PN dan Sekda Manokwari
“Kalau memang dibandingkan di Papua, tentunya ini kelihatan banyak. Kita akan analisa, kalau memungkinkan,” ujar Dirjen Badilum.
Sementara itu, berdasarkan hasil evaluasinya di PN Manokwari, ungkap Dirjen Badilum, memang PN Manokwari baru naik kelas, apalagi dengan adanya ibu kota Provinsi Papua Barat di Manokwari.
“Kita berharap bahwa pengadilan-pengadilan yang naik kelas, performanya juga harus lebih maju lagi. Memang fasilitas dan sebagainya harus ditambah untuk mendukung fasilitas-fasilitas yang sudah ada,” kata Dirjen Badilum.
Dengan penambahan berbagai fasilitas itu nantinya, Dirjen Badilum berharap juga diiringi semakin meningkatnya pelayanan terhadap masyarakat. [HEN-R1]





















