Dari Ibadah Perayaan Natal Oikumene 2022
Manokwari, TABURAPOS.CO – Bekerjasama dengan pemerintah daerah (Pemda) Manokwari, Badan Kerjasama Antar Gereja-gereja (BKAG) Kabupaten Manokwari, menggelar ibadah perayaan Natal Oikumene, Pemerintah, TNI- Polri, dan Masyarakat, Kamis (29/12).
Ibadah dipusatkan di Lapangan Borarsi, dipimpin Pendeta Max Ebe, dengan tema ‘Maka Pulanglah Mereka ke Negerinya Melalui Jalan Lain (Matius:2:12)’.
Ibadah dihadiri Bupati Manokwari, Hermus Indou, Wakil Bupati, Edi Budoyo, Sekda H. Sembiring, Anggota DPD RI, Yance Samonsabra, Ketua PKK Manokwari, Febelina Wondiwoy/Indou, perwakilan Pj Gubernur Papua Barat, Eduard Towansiba, Polda Papua Barat, Kodam XIII Kasuari, serta jajaran Forkopimda lainnya, dan ratusan umat Kristen di Manokwari.
Pendeta Max Ebe dalam refleksinya menekankan agar manusia khususnya umat Kristen memiliki dan menjaga hubungan baik dengan Tuhan.
Selain dengan Tuhan, Pdt Max Ebe juga mengajak masyarakat khususnya umat Kristen dapat menjaga hubungan yang baik satu dengan yang lain, serta menjaga persatuan dan kesatuan.
Menurutnya, jika hal tersebut tidak tumbuh dan dijaga akan dapat menimbulkan persoalan-persoalan yang tidak diinginkan.

Bupati Manokwari, Hermus Indou dalam pesan kesannya mengajak semuanya mengucapkan syukur kepada Tuhan di dalam pribadi Yesus Kristus oleh karena Tuhan telah memampukan dan memberkati Pemda Manokwari, BKAG, pimpinan gereja, TNI Polri, serta masyarakat Manokwari, sehingga dapat menyelenggarakan ibadah perayaan Natal Oikumene 2022, untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan dalam suasana kekeluargaan di Manokwari sebagai rumah bersama.
Bupati menuturkan, Natal adalah peristiwa Ilahi yang dikerjakan oleh Tuhan Allah untuk mendemonstrasikan kuasa keilahian dan kuasa atas semua ciptaanNYA.
“Segala sesuatu ada pada genggamannya, yang tidak mungkin menjadi mungkin,” ujar Bupati.
Bupati mengutarakan, semua masyarakat di Manokwari ada dalam satu kebebasan setelah pandemi Covid-19 yang dibebaskan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Kita bersyukur ibadah perayaan Natal malam ini bisa terselenggara karena ada kolaborasi. Kami pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tetapi dengan semua pihak,” tutur Bupati.

Pesan Natal, kata Bupati, sesuai dengan tema sentral, yaitu pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan dan lain, dirinya mengajak semua untuk meninggalkan kehidupan yang lama dan berkomitmen memulai hidup yang baru, bertransformasi dalam semua aspek pembangunan di Manokwari.
“Hidup baru atau hidup bertransformasi yang dimaksud adalah hidup yang mengalami perubahan, kemajuan, peningkatan, hidup yang terus mengalami pertumbuhan berakar kuat di dalam Yesus Kristus, sehingga menjadi berkat bagi banyak orang,” ujar Bupati.
Bupati menginginkan, semua masyarakat bersama pemerintah daerah Manokwari membangun Manokwari sebagai kota Injil, menjadi sumber kabar baik bagi semuanya, sehingga damai sejahtera kepada semuanya dalam mewujudkan cinta kasih Kristus.
“Kita juga harus menjadikan kota ini sebagai kota kebenaran, di mana kebenaran harus lahir dari diri kita, dan kita bisa menstransfromasikan kebenaran untuk membangun kehidupan orang lain,” pungkas Bupati.
BACA JUGA: Penerapan ETLE Belum Optimal, Polres Manokwari akan Tindak Langsung
Ketua Panitia, Melkias Warfandu menyampaikan puji syukur karena selama dua tahun dilanda pandemi Covid-19, BKAG dan Pemda Manokwari bisa menyelenggarakan ibadah perayaan Natal 25 Desember 2022 bersama berbagai masyarakat, suku, ras, yang ada di Manokwari.
Ia mengatakan, ibadah perayaan Natal Oikumene 2022 yang dilaksanakan adalah merupakan bentuk tanggung jawab dan memuliakan Tuhan. [SDR-R3]