Ransiki, TP – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Levinus Waran, menyebut kas daerah (Kasda) dalam keadaan kosong.
Ia mengungkapkan, kasda kosong karena belum ada transfer dari Pemerintah Pusat, sedangkan dana alokasi umum (DAU) semua sudah terealisasikan sesuai perencanaan.
Menurut dia, serapan APBD Tahun Anggaran 2024 sudah mencapai 50 sekian persen, sebagaimana yang sudah disampaikan oleh Asisten II Setda Kabupaten Mansel, sudah sesuai ketentuan.
Disinggung terkait alasan dia tak pernah berkantor di Kantor BPKAD Ransiki, dia mengakui, harus memperbaiki terlebih dahulu kantor yang sudah dirusak.
“(Kalau) Saya kan harus rasa aman baru kerja, kan ada pasalnya,” kata Levinus Waran kepada para wartawan usai menghadiri kegiatan Pemerintahan di Aula Setda Kabupaten Mansel, Kamis (1/8).
Dirinya mengakui, bukan cuma jarang, namun memang tidak pernah lagi berkantor di Ransiki karena harus bolak-balik Manokwari-Mansel untuk menyelesaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) maka adanya IT harus bisa dimanfaatkan dengan baik.
Terkait alokasi dana otsus tahun 2024, dia mengungkapkan transferan dana otsus dari Pemerintah Pusat belum masuk di kasda lantaran masih ada RAB yang belum lengkap. Apabila sudah lengkap, otsus turun barulah dapat diproses sesuai ketentuan.
Disinggung soal alokasi sana otsus yang dikeluhkan kepala kampung tidak menerima dalam 3 tahun terakhir, Levinus membantah peryataan itu. Sebaliknya semua sudah diserahkan dan ada datanya. [BOM-R3]