Manokwari, TP – Para anggota DPR Papua Barat hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 dijadwalkan dilantik di Aston Niu Hotel, Manokwari, hari ini, Rabu, 2 Oktober 2024.
Calon anggota DPR Papua Barat dari Partai Golkar Dapil Papua Barat 1, H. Ahmad Kuddus membenarkan tentang jadwal pelantikan dan siap mengikutinya.
“Saya sampaikan terima kasih kepada masyarakat sudah mempercayakan dan mendukung saya,” kata Kuddus kepada para wartawan di salah satu kafe di Sowi Gunung, Manokwari, Senin (30/9) malam.
Ia mengatakan, setelah pelantikan, pihaknya langsung bekerja dan tancap gas untuk mengawal dan memperjuangkan apa yang menjadi hak masyarakat.
Kuddus mengaku, salah satu fokusnya setelah duduk di kursi wakil rakyat, yakni sektor ekonomi sebagaimana dasarnya selama ini sebagai pelaku usaha dan anggota HIPMI Papua Barat.
Di samping sektor ekonomi, kata Kuddus, dirinya juga akan memperhatikan sektor pendidikan agar lebih baik lagi ke depan. “Mungkin saya akan konsen di situ,” ujarnya.
Dikatakan Kuddus, dirinya siap menyerap aspirasi masyarakat dan apa yang dibutuhkan masyarakat untuk diperjuangkan. “Kami akan perjuangkan bukan hanya yang mendukung kami, tapi seluruh masyarakat, keluhannya siap kami tampung,” tandas Kuddus.
Secara terpisah, Kapolresta Manokwari, Kombes Pol. R.B. Simangungsong mengatakan, Polresta Manokwari telah menyiapkan personil untuk pengamanan pelantikan anggota DPR Papua Barat.
Menurutnya, pengamanan itu menjadi bagian dari rangkaian pengamanan Operasi Mantap Brata Mansinam Polda Papua Barat pada Pemilu 2024.
Ia menjelaskan, secara umum pola pengamanan telah terakomodir dan dilakukan Polda Papua Barat, dimana Polresta Manokwari juga menyiapkan personil untuk mem-back up pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
“Terkait pelantikan besok, Polresta Manokwari sifatnya hanya mem-back up. Polda Papua Barat meminta kami untuk mem-back up. Jadi, yang dilibatkan pengamanan di situ personil OMB. Jadi, semuanya terakomodir oleh Polda Papua Barat,” kata Kapolresta kepada Tabura Pos di Polda Papua Barat, Selasa (1/10). [AND-R1]





















