” Waran: Tak Gunakan APBD Murni Hasil Gotong Royong”
Manokwari, TP – Berbagai elemen masyarakat di Papua Barat memadati stadion Sanggeng, Manokwari untuk mengikuti syukuran ‘Gebyar DoaMu, Terima Kasih Masyarakat Papua Barat,” Kamis (6/3/2025) sejak sore hingga malam.
Tidak hanya, relawan DoaMu, partai pengurusan, simpatisan, tokoh-tokoh masyarakat Papua maupun Nusantara. Tetapi, juga juru parkir dadakan, para pedangan musiman yang menjajakan berbagai jenis makanan dan minum ringan di areal stadion Sanggeng.
“Kegiatan ini dari oleh dan untuk rakyat Papua Barat, terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk memimpin Papua Barat 5 tahun kedepan,” kata Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan di Stadion Sanggeng.
Dikatakan Mandacan, saran dan masukan dari masyarakat Papua Barat akan diterima dan dimasukan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) untuk tahun 2025-2030.
Dirinya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat, panitia dan semua pihak yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote berjajang pulau-pulau itulah Indonesia, Tanah Papua, Papua Barat, Manokwari rumah kita bersama, kita tinggal bersama hidup rukun antara suku, agama, adat dan budaya. Adalah modal kita bangun Indonesia, Tanah Papua, papua Barat dan Manokwari,” tandas Mandacan.
Sementara itu, Ketua Tim Kuolisi Partai Politik Pengusung Pasangan DoaMu, Markus Waran menegaskan, kegiatan ini berlangsung atas kerja sama koalisi partai politik dan tim relawan.

“Instruksi presiden, kegiatan pesta rakyat tidak gunakan APBD, maka kami sampaikan bahwa, kegiatan ini berlangsung dari gotong royong dari pada tim relawan, partai koalisi dan semua masyarakat Papua Barat,” kata Waran.
Dikatakan Waran, masyarakat Papua Barat mencintai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat, sehingga kedepan tidak ada persoalan yang nantinya membuat gubernur dan wakil gubernur akan berhadapan dengan hukum.
“Sekali lagi, kegiatan ini tidak gunakan APBD, tapi hasil dari gotong royong tim relawan, partai koalisi dan masyarakat Papua Barat, karena mereka mencintai gubernur dan wakil gubernur,” tandas Waran. [FSM]