Manado – Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Suhardi mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang tak ternilai harganya bagi masa depan bangsa.
“Pendidikan adalah kunci untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Pangdam Suhardi pada penyerahan bantuan pendidikan bagi anak-anak prajurit Kodam XIII Merdeka dari PT Pegadaian, di Manado, Kamis.
Pada penyerahan tersebut, sebanyak 115 putra-putri prajurit Kodam XIII Merdeka menerima bantuan pendidikan, terdiri atas 100 anak berprestasi dan 15 anak berkebutuhan khusus.
Bantuan diberikan dalam bentuk tabungan emas senilai Rp. 2 juta per anak, dengan total bantuan mencapai Rp. 200 juta.
Pada kesempatan itu, Pangdam menyampaikan apresiasi atas dukungan PT Pegadaian terhadap pendidikan anak-anak prajurit.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan ini dan berharap kerja sama dengan PT Pegadaian dapat terus berkembang. Ini bukan hanya bermanfaat bagi anak-anak prajurit, tetapi juga bagi masyarakat pada umumnya,” katanya.
Pangdam berharap kerja sama ini dapat berlanjut dan semakin banyak program bermanfaat yang bisa dijalankan bersama.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Suluttenggo Malut Papua, Pratikno, mengatakan bantuan ini merupakan bentuk perhatian kepada anak-anak prajurit yang berprestasi maupun yang membutuhkan dukungan lebih.
“Kami ingin membantu biaya pendidikan mereka. Semoga ke depan bisa memperluas kerja sama ini agar lebih banyak lagi kebutuhan pendidikan prajurit TNI yang bisa kami bantu,” katanya.
Bantuan pendidikan senilai Rp. 200 juta ini merupakan bagian dari komitmen PT Pegadaian dalam mendukung program Asta Cita Presiden untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
Pratikno menjelaskan bahwa bantuan disalurkan melalui tabungan emas, yang diharapkan dapat menjadi jembatan bagi orang tua untuk menabung demi masa depan pendidikan anak-anak mereka.
“Dengan bantuan ini, kami berharap dapat membantu lebih banyak keluarga prajurit dalam mempersiapkan pendidikan anak-anak mereka serta memberikan kontribusi lebih dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas,” kata Pratikno. [Pewarta: Jorie MR Darondo/Editor: Triono Subagyo/ANTARA]