Sorong, TP – Kabar terkait dugaan korupsi pengadaan seragam (pakaian dinas) anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Barat Daya terendus. Informasi itu dibeberkan Senator asal Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor saat kepada sejumlah awak media, belum lama ini.
Paul mengungkapkan, kasus tersebut sudah ditangani pihak Polresta Sorong Kota. Adapun sebanyak 15 orang saksi telah diperiksa untuk memberikan keterangan atas kasus tersebut.
“Infonya sudah ada 15 saksi yang diperiksa oleh pihak Polresta Sorong, termasuk tukang jahitnya. Tolong rekan-rekan media kroscek langsung ke Polresta terkait hal ini, atau boleh juga kroscek kepada Sekretariat Dewan” ungkap Paul saat ditemui di kediamannya.
Dikui Paul, pihaknya belum mengetahui detail terkait nilai pagu anggaran proyek pengadaan pakaian dinas tersebut. Namun ia membeberkan, bahwa diduga ada oknum anggota DPR Provinsi PBD yang juga terlibat.
Terkait kabar tersebut, Paul meminta Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Gatot Haribowo untuk memberikan atensi khusus dalam penanganan kasus tersebut.
“Ini adalah provinsi baru, harus dipimpin oleh orang-orang bersih. Jangan sampai kasus ini mencoreng mama baik Papua Barat Daya, olehnya itu siapapun yang terlibat harus ditindak. Saya juga minta Kapolda PBD untuk memberikan atensi khusus atas kasus ini, harus fokus dalam pengungkapannya,” pinta Paul.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Sorong Kota, AKP Arifal Utama saat dikonfirmasi Tabura Pos via pesan Whatsapp, Senin (10/3/2025) mengaku belum tahu terkait kabar tersebut. Pihaknya juga meminta waktu untuk melakukan kroscek kepada timnya.
Senada dengan penuturan Kasat Reskrim Polresta Sorong Kota, Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Iwan Manurung juga mengaku belum menerima adanya lapiran terkait dugaan tindak pidana korupsi tersebut. (CR24)