Manokwari, TP – Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani mengungkapkan, Papua Barat masuk dalam urutan 10 provinsi dengan prioritas penanganan kemiskinan di Indonesia.
Untuk itu, kata Lakotani, pihaknya akan segara melakukan rapat koordinasi nasional (rakornis) penanganan kemiskinan pada 10 provinsi prioritas termasuk provinsi Papua Barat.
“Sebelum rakornis ini, jumat pekan lalu, kita sudah koordinasi mengumpulkan OPD teknis yang berkaitan dengan upaya penanganan kemiskinan. Lalu, menyiapkan program yang akan kami sampaikan dalam rakornas saat ini secara virtual,” terang Lakotani kepada wartawan di kantor Gubernur Papua Barat, Senin (17/3/2025).
Dikatakan Lakotani, ada sejumlah indikator yang mempengaruhi suatu daerah masuk dalam kategori kemiskinan, baik angka kematian ibu dan anak, angka gizi buruh bagi anak hingga tingkat pendapatan perkepala keluarga.
Dijelaskannya, pihaknya lagi mencoba memetakan dari 7 kabupaten, mana yang presentasinya cukup tinggi. Karena itu, program dan intervensi dari usulan penanganan akan diarahkan ke daerah dengan presentasi kemiskinan tinggi di Papua Barat.
“Ada Pegunungan Arfak (Pegaf), Teluk Bintuni, Teluk Wondama. Kalau di Manokwari presentasenya kecil, karena jumlah penduduknya terbanyak, meskipun dari sisi presentasi kecil tapi tetap menjadi prioritas,” Lakotani. [FSM]