Manokwari, TP – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan, pergantian pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat tidak serta-merta langsung digantik, tetapi harus melalui tahapan dan mekanisme.
Dikatakan Mandacan, sebelum dilakukan pergantian pejabat, diperlukan monitoring dan evaluasi kinerja para pejabat.
“Kita harus amati dulu sejauhmana kinerja dari pejabat yang ada, bagaimana kerjanya, loyalitasnya, dedikasinya, juga netralitasnya. Semua ini harus kita evaluasi dulu,” tegas Mandacan kepada para wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (24/3/2025).
Setelah itu, lanjut dia, pihaknya perlu melakukan pendataan dan melaporkan ke Mendagri untuk mendapatkan petunjuk dan arahan.
“Jika memang ada petujuk dan arahan dari Mendagri, baru kita melaksanakan pergantian pejabat,” kata Mandacan seraya menyebut bahwa tahun ini, kurang lebih 9 pejabat di lingkungan Pemprov Papua Barat yang akan berakhir masa tugasnya atau pensiun.
Ditanya tentang banyak pelaksana tugas (plt) di lingkungan Pemprov Papua Barat, jelas Gubernur, dalam proses pergantian pejabat, tentu akan diutamakan pelaksana tugas terlebih dahulu.
“Ya mungkin kita utamakan pelaksanan tugas dulu, baru kita lakukan pengisian jabatan pejabat yang pensiun. Mungkin juga ada pejabat yang sudah tidak semangat bekerja melayani masyarakat dengan baik dan netralitasnya pascapilkada,” tandas Mandacan. [FSM-R1]