Kota Sorong,TP– Suasana penuh semangat dan adu strategi mewarnai pertandingan final lomba catur dan gaplek antar punguan marga yang digelar oleh Kerukunan Masyarakat Batak Kota Sorong (KMBKS), Selasa (29/7/2025). Kegiatan ini berlangsung meriah di kediaman Anggota DPR Provinsi Papua Barat Daya, Surung Sibarani, dengan dihadiri oleh ratusan warga Batak dari berbagai punguan.
Ketua panitia pelaksana, Moktar Sihombing, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian lomba dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80. Selain catur dan gaplek, panitia juga menyelenggarakan berbagai perlombaan lainnya seperti bola kaki gawang mini, voli bapak-bapak, voli ibu-ibu, lomba tortor anak-anak, vokal grup ibu-ibu, tarik tambang, dan sejumlah lomba rakyat lainnya.
Menurut Moktar, perlombaan ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar sesama masyarakat Batak yang tinggal di Kota Sorong. “Kita ingin menjaga kebersamaan, menjalin persaudaraan yang lebih erat antar punguan marga,” ujarnya.
Pertandingan final gaplek berlangsung sengit dengan saling serang strategi antar peserta. Punguan Toga Simatupang berhasil keluar sebagai juara 1 setelah mengalahkan Punguan Raja Siagian di babak final. Sementara perebutan juara 3 dimenangkan oleh Punguan Sipartano Naiborngin yang unggul atas Raja Panjaitan.
Di partai catur, tidak kalah menariknya, final mempertemukan Punguan Siopat Ama dan Punguan Sipartano Naiborngin. Dengan permainan penuh ketegangan, Punguan Siopat Ama akhirnya meraih gelar juara 1, sementara Sipartano Naiborngin harus puas sebagai juara 2. Perebutan juara 3 mempertemukan Parsadaan Sitolu Sada Ina (PPSSI) dan Punguan Toga Marbun, yang dimenangkan oleh PPSSI.
Antusiasme warga tampak begitu tinggi sepanjang pertandingan. Sorak sorai pendukung masing-masing punguan mewarnai jalannya lomba. Semua peserta tampil sportif dan menjunjung tinggi rasa persaudaraan, sesuai dengan semangat persatuan yang diusung dalam perayaan kemerdekaan.
Surung Sibarani yang juga menjadi tuan rumah menyampaikan apresiasinya terhadap panitia dan seluruh peserta. Ia menyebut kegiatan seperti ini sangat positif untuk menjaga semangat kekeluargaan dan menjadi contoh nyata kerukunan masyarakat Batak di perantauan. “Semoga ke depan acara seperti ini terus berlanjut dan semakin besar,” ujar Surung.
Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang, disambut sorakan meriah dari para peserta dan penonton. Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa perayaan HUT RI tak hanya sebatas upacara, tetapi juga momentum untuk memperkuat persaudaraan antar anak bangsa. [MPS]




















