Ransiki, TP – Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan (Pemkab Mansel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melaunching pelayanan dua (2) bus sekolah gratis, di Ransiki, Rabu (15/10).
Launching pelayanan bus sekolah gratis ini, ditandai dengan pengguntingan pita dan penyerahan kunci bus sekolah oleh Bupati Mansel, Bernard Mandacan, S.IP, kepada Kepala Disdikbud Kabupaten Mansel, Agus Mandacan, S.Pd, MA.
Bupati Mansel, Bernard Mandacan mengatakan, pelayanan bus sekolah gratis sesuai dengan visi misi pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan gratis di Kabupaten Mansel, dari jenjang TK/PAUD, SD dan SMP, hingga SMA/SMK meski wewenangnya sudah dikembalikan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat.
Ia mengungkapkan, selama ini masalah transportasi masih menjadi tantangan bagi anak-anak Mansel untuk bersekolah. Kini, kerinduan layanan sekolah sudah terjawab dengan adanya layanan transportasi.
“Ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Daerah kepada anak-anak Mansel supaya bisa bersekolah, khususnga mereka yang tinggal jauh di Warkwandi atau Wariap, sekarang sudah bisa ke sekolah dan tidak lagi takut basah kalau kehujanan,” ucap Bupati Bernard.
Bupati meminta, Kepala Disdikbud supaya mengatur rute penjemputan anak sekolah secara baik, agar bisa menjangkau anak-anak di kampung yang jauh dan supaya bus sekolah ini dapat dipergunakan dengan baik sesuai peruntukannya.
“Jangan tunjuk sopir yang suka miras saat mengemudi, supaya tidak menimbulkan masalah yang kita tidak inginkan, tunjuk sopir yang bertanggung jawab, setelah antar jemput anak sekolah, mobil diparkirkan kembali ke kantor dinas,” pinta dia.
Khusus wilayah distrik yang belum terjangkau pelayanan bus sekolah gratis, akan diupayakan oleh Pemerintah Daerah secepatnya juga bisa terlayani.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kabupaten Mansel, Agus Mandacan, dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Bupati Mansel yang sudah mendorong pelayanan pendidikan gratis di Kabupaten Mansel, melalui pemberian bantuan 2 bus sekolah untuk pelayanan transportasi gratis.
Menurutnya, kendaraan operasional, 2 bus sekolah itu, akan dijadwalkan beroperasi pada rute Kampung Wariab, Hamawi, Tobou, Sabri, Ransiki pergi dan pulang,dengan rute Kampung Warkwandi, Wariki, Snerut dan Abreso pergi pulang.
Dia menyatakan, pelayanan bus sekolah gratis akan beroperasi mulai pukul 07.00 WIT hingga jam pulang sekolah, setelah beroperasi bus diparkiran kembali di halaman kantor Disdikbud, sehingga bisa di kontrol perawatannya. [BOM-R2]





















