Manokwari, TP – Bupati Manokwari, Hermus Indou, meminta seluruh aparatur dan masyarakat Distrik Aimasi menjaga kelestarian alam dan hutan sebagai sumber kehidupan bagi generasi mendatang.
Ia menekankan pentingnya menjaga lingkungan, terutama kawasan hulu air di wilayah tersebut yang menjadi sumber kehidupan di wilayah dataran Manokwari.
“Jangan pernah merusak hulu air, karena dari situlah kehidupan masyarakat di dataran ini bergantung,” pesan Hermus saat hadiri sertijab Kepala Distrik Aimasi di Aula Distrik Prafi, Senin (20/10/2025).
Hermus menegaskan, jika hutan dan sumber air rusak, maka pertanian dan kehidupan pun akan terancam. Akibatnya, masyarakat setempat yang merasakan dampaknya.
“Masyarakat jangan tergiur dengan tawaran pihak luar yang ingin mengeksploitasi sumber daya alam di wilayah Aimasi secara tidak bertanggung jawab,” pesan Hermus.
Bupati Manokawari ini menenkankan, kerusakan alam akibat kegiatan tidak bertanggung jawab akan menjadi beban masyarakat di wilayah itu sendiri.
Lebih baik, kata Hermus, masyarakat menjaga kekayaan alamnya sendiri agar tetap lestari untuk generasi anak cucu.
“Aimasi adalah rumah kita bersama. Jika rumah ini rusak, kita tidak akan punya tempat lain untuk berlindung,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Plt. Kepala Distrik Aimasi, Yulianis Muid, menyatakan siap menindaklanjuti arahan Bupati dan berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di sekitar Sungai Aimasi tetap jernih dan terawat.
“Pemerintah distrik akan membangun masyarakat Aimasi secara merata tanpa membeda-bedakan asal-usul baik masyarakat Papua maupun non-Papua, semuanya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan kesempatan pembangunan,” katanya. [SDR-R4]





















