• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Januari 30, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home POLHUKRIM PARLEMENTARIA

Nakeus Muid Reses di Kampung Anggresi

AdminTabura by AdminTabura
03/11/2025
in PARLEMENTARIA, POLHUKRIM
0
Nakeus Muid Reses di Kampung Anggresi

Anggota DPR Provinsi Papua Barat, Nakeus Muid reses di Distrik Mansel, Manokwari, Kamis (30/10/2025). Foto: IST

0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Manokwari, TP – Anggota DPR Papua Barat, Nakeus Muid melakukan reses di Kampung Anggresi, Distrik Manokwari Selatan (Mansel), Kabupaten Manokwari, Kamis (30/10/2025).

“Saya turun di beberapa kampung. Pertama di Kampung Anggresi. Saya menerima banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat,” kata Muid kepada Tabura Pos via ponselnya, Sabtu (1/11/2025).

Disebutkan Muid, aspirasi yang diterima dari masyarakat meliputi infrastruktur, pendidikan, rumah layak huni, dan keagamaan.

Masyarakat, kata dia, meminta pemda memperhatikan anak mereka yang sudah sarjana, tetapi belum berkesempatan menjadi pegawai, TNI, dan Polri.

“Khusus untuk menjadi TNI dan Polri, masyarakat harap, karena ini daerah Otonomi Khusus, ada jatah khusus untuk anak-anak di setiap kampung menjadi anggota TNI maupun Polri,” katanya.

Di bidang infrastruktur, lanjut Muid, masyarakat meminta pemda membangun jembatan penghubung Manokwari dan Manokwari Selatan, seperti jembatan gantung, bukan jembatan gorong-gorong.

Sebab, jika banjir, material dari gunung, seperti kayu dan batu menutupi jembatan, sehingga airnya tidak mengalir dan meluap ke rumah-rumah warga.

Di samping itu, masyarakat juga mengusulkan pemda membangun rumah layak huni untuk lansia dan janda asli Papua yang belum mempunyai rumah.

Ketua Komisi III ini menambahkan, di bidang keagamaan, masyarakat berharap ada bantuan pembangunan gedung atau pagar gereja. [SDR-R1]

Previous Post

19 Penambang Emas dengan Barang Bukti 9 Excavator Disidangkan

Next Post

Dekranasda Manokwari Tingkatkan Kemampuan Pelaku UMKM

Next Post
Dekranasda Manokwari Tingkatkan Kemampuan Pelaku UMKM

Dekranasda Manokwari Tingkatkan Kemampuan Pelaku UMKM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL ASTON

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!