Manokwari , TP – Bupati Manokwari, Hermus Indou, melantik kepengurusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Manokwari periode 2025-2030, di Auditorium PWKI Papua Barat, Jumat (14/11/2025).
Bupati mengatakan, pelantikan sebagai momentum awal untuk melanjutkan karya dan pelayanan para pengurus sebelumnya, sekaligus membawa Dekranasda menjadi organisasi yang lebih maju dan berdaya guna bagi pembangunan daerah.
Hermus menerangkan, Dekranasda merupakan rumah kreativitas bagi pelaku seni dan kriya di Manokwari. Sehingga harus menjadi lembaga yang mendorong sekaligus mitra strategis dalam memajukan sektor ekonomi kreatif serta menjaga seni dan budaya lokal.
“Lembaga ini harus semakin berperan dalam pengembangan ekonomi kreatif serta pelestarian budaya daerah di Manokwari,” kata Hermus dalam sambutannya.
Bupati berharap, Dekranasda sekadar organisasi pendamping UMKM, melainkan rumah kreatif, penjaga warisan budaya, dan jembatan kesejahteraan bagi ribuan warga, khususnya mama-mama Papua dan keluarga nusantara di Manokwari.
“Dekranasda semakin optimal dalam menggerakkan sektor kerajinan, memberdayakan pengrajin lokal, serta menjaga identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman,” harap Hermus.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Manokwari, Ny. Febelina Indou, menegaskan komitmen memperkuat sinergi dan inovasi dalam meningkatkan kreativitas kerajinan daerah lebih maju diera digital saat ini.
Menurutnya, tantangan kedepan semakin kompleks, sehingga diperlukan sinergi dan inovasi, kolaborasi yang kuat dalam menyusun program kerja yang tepat menghadirkan solusi guna menjawab tantangan yang ada.
“Pengurus yang baru dilantik diharapkan dapat bekerjasama dan berkolaborasi dalam meningkatkan kreativitas daerah hingga ke digital,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Dekranasda Kabupaten Manokwari langsung melaksanakan rapat kerja.
Ny. Febelina Indou menekankan, program kerja yang akan disusun mengacu pada pesan Ketua Umum Dekranas dan juga untuk menjawab permasalahan maupun tantangan di daerah.
“Sesuai arahan Dekranas Pusat, tantangan ke depan makin kompleks sehingga rapat kerja sangat relevan untuk memperkuat sinergi dan inovasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, program kerja Dekranasda Kabupaten Manokwari diantaranya, memperkuat sinergi dari pusat hingga daerah, kolaborasi dengan OPD, dunia usaha, akademisi, dan komunitas pengrajin, serta mendorong pembinaan dan penguatan produk lokal dan pemasaran produk-produk lokal.
“Pasar kini tanpa batas, melalui pemanfaatan digital marketing, pemanfaatan e-commerce, dan strategi promosi di media sosial untuk memastikan produk kuliner dan kriya Manokwari tidak hanya dikenal di daerah, tetapi mampu bersaing di panggung nasional bahkan internasional,” tukasnya. [SDR-R2]





















