Ransiki, TP – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan (Pemkab Mansel) melaksanakan rapat evaluasi pelaksanaan kerja sama daerah se-Provinsi Papua Barat tahun 2025, di Gedung Serbaguna Yusuf Kawey Petrus Abreso, Kamis (20/11).
Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si, diwakili Asisten I Setda Provinsi Papua Barat, Syors George A. O. Marini,mengatakan pelaksanaan kerja sama daerah merupakan instrumen penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan daerah.
Menurut dia, kerja sama antara pemerintah kabupaten/kota dengan pemerintah provinsi atau dengan dengan pihak ketiga adalah, wujud nyata dari sinergi untuk mengatasi keterbatasan sumber daya, memperluas manfaat pembangunan dan memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat di lakukan secara efisien dan berkelanjutan.
Meski begitu, dia mengungkapkan, sejauh ini belum optimal koordinasi lintas pemerintah daerah, keterbatasan SDM pengelola kerja sama, proses administrasi yang belum terstandar serta kurangnya evaluasi secara berkala terhadap perjanjian yang sudah berjalan.
Oleh karena itu, Marini menegaskan beberapa hal penting untuk menjadi perhatian bersama yakni, perkuat kordinasi antara provinsi dan kabupaten/kota khususnya dalam penyusunan monitoring dan evaluasi perjanjian kerja sama. Memastikan setiap perjalanan kerja sama memiliki indikator kinerja yang jelas agar manfaatnya dapat di ukur dan di pertanggungjawabkan.
Kemudian lakukan evaluasi berkala dan penyempurnaan dokumen kerja sama sesuai kebutuhan dan dinamika pembangunan, dan meningkatkan kapasitas aparatur pengelola kerja sama melalui pelatihan pendampingan dan pemanfaatan teknologi informasi, memprioritaskan kerjasama yang berdampak langsung bagi masyarakat seperti pengembangan ekonomi daerah pelayanan dasar peningkatan konektivitas wilayah penguatan data dan informasi serta pengendalian keamanan dan ketertiban, seerta membangun kolaborasi dengan dunia usaha BUMN/BUMD perguruan tinggi dan lembaga mitra lainnya guna mendorong inovasi dan memperluas manfaat pembangunan.
Dirinya menyatakan, Pemprov Papua Barat berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi penguatan tata kelola kerja sama daerah. Untuk itu, Marani berharap melalui evaluasi ini dapat merumuskan rekomendasikan yang komprehensif, implementatif dan memberikan arah yang lebih jelas bagi keberlanjutan kerja sama di masa mendatang.
“Mari kita jadikan kerja sama daerah sebagai instrumen strategis untuk mempercepat pembangunan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat integrasi antarwilayah di Provinsi Papua Barat,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Mansel, Bernard Mandacan, S.IP, mengatakan kerja sama daerah adalah fondasi penting dalam mempercepat pembangunan dan pelayanan publik.
“Tidak ada satu pun daerah yang bisa berdiri sendiri, kita harus saling mengisi, menguatkan dan menopang sehingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif, efisien dan tepat sasaran,” pinta Bupati Mansel.
Menurutnya, rapat evaluasi hari ini menjadi momentum yang baik untuk mengukur efektivitas kerja sama yang sudah berjalan, melakukan pemetaan kebutuhan dan potensi antar daerah, menyusun rencana kerja sama yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Dirinya berharap, semoga melalui rapat evaluasi pelaksanaan kerja sama daerah antara Pemprov Papua Barat dan Pemkab Mansel hari ini, menjadi ruang yang memperkuat integrasi, memperkuat sinergi dan komitmen bersama untuk membangun Papua Barat yang aman, sejahtera dan bermartabat. [BOM-R2]





















