Manokwari, TP – Nakeus Muid kembali terpilih menjadi Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), dalam Konferensi Cabang (Konfercab) tahun 2025 yang dilaksanakan di Manokwari Selatan (Mansel), Jumat (28/11/2025).
Nakeus menekankan dirinya siap menjalankan amanah dengan penuh ketulusan dan tanggung jawab sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pegaf terpilih lima tahun kedepan.
“Dalam Konfercab yang berjalan baik, saya diberikan kepercayaan besar untuk memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pegunungan Arfak untuk periode 2025-2030 . Amanah ini akan saya jaga dengan penuh ketulusan dan tanggung jawab,” kata Muid kepada Tabura Pos via teleponnya, Jumat (28/11/2025).
Ia mengatakan, amanah ini bukan kemenangan pribadi, tetapi kemenangan PDI Perjuangan di Pegaf mulai dari pengaruh anak cabang (PAC), ranting, dan serta seluruh kader yang telah memberikan dukungan. Dirinya akan bekerja keras dan merangkul semua pihak, tanpa meninggalkan satu pun kader.
Nakeus komitmen memperkuat struktur partai. DPC yang kuat lahir dari struktur yang solid sampai ke kampung-kampung, memperkuat konsolidasi dari DPC–PAC–Ranting–Anak Ranting, meningkatkan pendidikan politik bagi kader, membangun komunikasi yang terbuka dan sehat antar pengurus, memastikan setiap kader memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan.
“PDI Perjuangan di Pegunungan Arfak harus menjadi rumah besar yang hangat dan nyaman bagi semua kawan seperjuangan,” jelasnya.
Nekeus menambahkan DPC PDI Perjuangan Pegaf juga ada agenda kerakyatan untuk masyarakat karena memiliki kekuatan besar dalam budaya, pertanian, kehutanan, dan pariwisata alam.
Untuk itu, DPC akan fokus pada program-program kerakyatan, pendampingan petani dan mama-mama Papua dalam produksi pertanian dan pasar, mendukung UMKM lokal dan kegiatan ekonomi adat, memperjuangkan infrastruktur dasar yang lebih baik, menguatkan peran pemuda dan perempuan dalam pembangunan daerah, menjaga kelestarian hutan dan danau sebagai identitas budaya Arfak.
“Kita akan bekerja bersama pemerintah daerah dan masyarakat agar program-program ini benar-benar menyentuh rakyat kecil. Mari kita tinggalkan perbedaan dan melangkah maju dengan semangat persaudaraan, gotong royong, dan solidaritas. Kita harus hadir sebagai partai yang mendengar rakyat, bekerja bersama rakyat, dan memperjuangkan yang terbaik untuk tanah Arfak,” pungkasnya. [SDR-R2]




















