SORONG – Masyarakat Suku Moi di Kampung Yeflio, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, kini dapat bernapas lega. Penantian panjang mereka akan akses air bersih yang layak akhirnya terjawab melalui bantuan fasilitas umum (fasum) sumur bor dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Bantuan tersebut terealisasi pada Minggu (14/12/2025), berlokasi di lahan yang berdekatan dengan kediaman Zakarias Kokmala, Sekretaris Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Distrik Mayamuk. Kehadiran sumber air baru ini disambut sukacita oleh warga setempat yang selama ini mengandalkan sumber air terbatas untuk kebutuhan sehari-hari.
Proses pengeboran yang dilakukan membuahkan hasil yang menggembirakan. Hanya pada kedalaman 10 meter, tim teknis telah berhasil menemukan titik air bersih yang melimpah. Untuk memastikan distribusi yang merata, pemerintah akan segera melengkapi fasilitas tersebut dengan tangki penampungan (profil tank) dan instalasi pipa agar dapat langsung diakses ke rumah-rumah warga sekitar.
Zakarias Kokmala mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya atas perhatian langsung dari Kepala Negara. Ia menyebut bantuan ini sebagai bukti nyata kehadiran negara di tanah Papua, khususnya bagi warga di pelosok Distrik Mayamuk.
“Kami warga Kampung Yeflio sangat senang dan sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo. Air adalah sumber kehidupan, dan bantuan ini sangat menyentuh kebutuhan mendasar kami,” ujar Zakarias di lokasi pembangunan.
Mengapresiasi langkah cepat pemerintah. Namun, ia juga menitipkan harapan agar program pemberdayaan seperti ini tidak berhenti pada fasilitas air bersih saja.
Herman berharap kedepannya Pemerintah Pusat dapat melirik potensi ekonomi warga Yeflio, terutama dalam hal penyediaan alat transportasi laut.
“Kami berharap Bapak Presiden bisa kembali memberikan program bantuan lanjutan, seperti perbaikan rumah layak huni, serta bantuan perahu dan mesin tempel. Hal ini sangat penting untuk pemberdayaan ekonomi warga kami yang mayoritas bergantung pada hasil laut,”
Bantuan sumur bor ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Presiden Prabowo dalam memeratakan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah Timur Indonesia, guna meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Papua Barat Daya. [MPS-R2]




















