Manokwari, TP – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Manokwari, membangun budaya baca dan literasi, dengan cara menggelar lomba video konten tentang literasi tahun 2025.
Lomba ini cukup banyak diminati dari berbagai kalangan, baik pelajar, mahasiswa maupun kalangan umum dengan diikuti sebanyak 50 peserta.
Plt Kepala Dinas Arpus Kabupaten Manokwari, Wiwik Hariawan mengungkapkan, perpustakaan sebagai pusat pengetahuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan budaya baca masyarakat.
Ia menjelaskan, lomba ini merupakan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya budaya baca, pengembangan literasi, serta peran layanan perpustakaan dalam mendukung pembelajaran sepanjang hayat.
Lomba ini adalah bentuk ajakan kepada generasi muda, khususnya remaja, untuk lebih dekat dengan dunia literasi. Melalui lomba vidio konten literasi ini diajak bagaimana menuangkan ide, pesan, dan kreativitas lewat media video yang menggambarkan evolusi perpustakaan menjadi ruang publik yang terbuka, ramah teknologi, dan mendukung pembelajaran sepanjang hayat,
“Membangun budaya baca dan literasi bukan hanya tugas lembaga pemerintah, namun kerja kolektif semua pihak mulai dari orang tua, guru, komunitas, media, hingga para konten kreator muda,” jelas Wiwik saat penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba, di Aula Perpustakaan, Senin (22/12/2025).
Menurutnya, dengan diselenggarakan lomba ini akan lahir narasi-narasi inspiratif dan dokumentasi visual yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya literasi dan layanan perpustakaan.
Ia menambahkan, selain sebagai ajang kompetisi, lomba ini juga bertujuan untuk mengasah kemampuan membuat konten video literasi yang inovatif, memperluas wawasan masyarakat, dan mendorong partisipasi aktif dalam gerakan literasi di Manokwari.
Wiwik mengapresiasi seluruh peserta yang telah menuangkan kreativitasnya pada lomba video konten literasi tahun ini, karena video yang disampaikan atau dikirim kepada panitia dan kemudian dinilai oleh juri sangat beragam dan menarik, dan menjadi bukti kepedulian terhadap literasi.
“Saya mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan ini sebagai kontribusi nyata dalam membumikan budaya literasi di Kabupaten Manokwari,” pungkas Wiwik.
Pada lomba video konten literasi tahun 2025, Dinas Arpus Manokwari dan dewan juri tidak hanya menetapkan terbaik 1,2, dan terbaik 3. Tetapi juga menetapkan finalis terbaik 1 sampai 7. Masing-masing juara dan finalis terbaik diberikan hadiah berupa piala, piagam dan uang pembinaan Rp1 juta – Rp5 juta. [SDR-R2]




















