Manokwari , TP – Desakan kepada Polresta Manokwari untuk menangkap terduga pelaku tabrak lari terhadap Almarhum Marvel A. Rumbin, kembali dilayangkan keluarga, dengan aksi blokade jelan, di Perempatan Traffic Light Makaleuw, Senin (22/12/2025) pagi.
Pasalnya, 40 hari berlalu sejak kepergian Marvel Rumbin, jajaran Polresta Manokwari yang dipimpin Kombes Pol Ongky Isgunawan, belum juga menangkap terduga pelaku yang sudah viral di media sosial.
Pihak keluarga merasa sangat kecewa kepada pihak kepolisian dalam penanganan kasus ini. Sebab, saat aksi pertama pada 24 November, pihak kepolisian berjanji akan mengungkapkan kasus ini secepatnya .
“Kami (keluarga, red) dijanjikan sebelum 40 hari pelaku sudah diamankan. Tapi, belum juga diamankan,” ujar Yulis, Ayah dari almarhum Marvel A. Rumbin, di lokasi aksi.
Pihak keluarga semakin kecewa lantaran sejumlah peristiwa yang sama namun terhadap korban lainnya, bisa berhasil diungkap polisi dengan menangkap pelaku.
“Kami dari keluarga minta jangan ada janji-janji atau harapan yang tidak pasti. Kami dengar penjelasan dari Bapak Kapolresta punya anak buah mengeluh. Kami tidak akan tinggal diam dan akan mengawal kasus ini,” tegas keluarga lainnya.
Desakan agar Polresta Manokwari segera menangkap terduga pelaku juga ditegaskan Kepala Suku Perkumpulan Rumah Besar Flobamora Papua Barat, Clinton Tallo yang juga turun ke lokasi aksi.
Clinton mengungkapkan, keluarga Marvel A. Rumbin yang ada ikatan keluarga dengan Rumah Besar Flobamora tentu bertanya-tanya kenapa sampai 40 hari berlalu, pelaku tidak kunjung ditangkap.
Clinton menegaskan, aksi yang untuk kesekian kalinya dilakukan murni bentuk luapan kekecewaan keluarga, karena berkaitan dengan nyawa, bukan upaya untuk mencari konflik atau tekanan sepihak.
“Saya sejak awal proaktif, tapi meskipun sebagian kepala suku Flobamora dan juga keluarga korban, saya tidak bisa berbuat apa-apa, karena ini menyangkut nyawa,” ungkapnya kepada wartawan di lokasi.
Ia mengungkapkan, pihaknya telah berupaya menempuh jalur mediasi bersama kepolisian dan masyarakat guna mencari penyelesaian yang adil. Namun, tidak adanya perkembangan signifikan dari aparat penegak hukum membuat keluarga korban memilih turun ke jalan.
“Saya juga keluarga korban kini menunggu penjelasan resmi dan kepastian langsung dari Bapak Kapolresta Manokwari maupun Kapolda Papua Barat terkait kelanjutan penanganan kasus ini,” bebernya.
Clinton berharap dan mendesak Kapolda Papua Barat maupun Kapolresta Manokwari memberi atensi khusus terhadap kasus tabrak lari terhadap Almarhum Marvel A. Rumbin.
Di tempat yang sama, Kapolresta Manokwari , Kombes Pol Ongky Isgunawan menyampaikan belasungkawa atas kejadian yang menimpa pihak keluarga, dan permohonan maaf atas ketidakhadirannya sebelumnya.
“Apa yang disampaikan oleh anggota kami saat ke rumah korban saat itu memberikan keterangan kalau pelakunya sudah diketahui. Yang kita cari sekarang ini pelaku. Kita menangkap seseorang harus ada saksi-saksinya dan alat bukti lain yang menegaskan orang itu pelakunya. Saya mohon doanya,” ungkap Ongky.
Kapolresta Manokwari menegaskan, jajarannya akan terus berupaya agar kasus ini bisa diungkap dan pelaku ditangkap, meskipun tidak mudah.
Ongky Isgunawan menegaskan akan bertanggung jawab dan tidak membeda-bedakan suku dalam pengungkapan suatu kasus.
“Bapak pegang saya. Saya akan bertanggung jawab. Bapak pegang nomor saya. Semua kasus akan kami ungkap. Saya sudah enam tahun di sini,” terangnya Ongky di depan pihak keluarga.
Ongky memastikan, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Johnny E. Isir juga menaruh atensi terhadap kasus ini. Sehingga, kasus ini akan diungkap.
Kapolresta Manokwari mengimbau kepada keluarga terduga pelaku yang mengetahui keberadaan pelaku untuk diserahkan kepada pihak kepolisian.
“Saya mohon ini menjelang Natal mari kita jaga keamanan. Bapak, pegang saya, saya akan bertanggung jawab. Informasi akan langsung saya sampaikan dari saya sendiri,” pesan Ongky. [SDR-R2]




















