Manokwari, TP — Perum Bulog Manokwari masih terus berusaha mendistribusikan bantuan pangan (bapang) tahap II alokasi tahun 2025 (Oktober – November) ke setiap daerah di wilayah kerjanya.
Kepala Perum Bulog Manokwari, Sheika Irawaty menerangkan, dari lima kabupaten di wilayah kerjanya meliputi; Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan (Mansel), Pegunungan Arfak (Pegaf), Teluk Wondama dan Teluk Bintuni, tersisah Kabupaten Teluk Wondama yang belum tersalurkan.
Selain Kabupaten Teluk Wondama, semua kabupaten sudah 100 persen tersalurkan,” kata Sheika kepada wartawan di kantornya, Senin (29/12/2025).
Ia mengungkapkan, pendistribusian Bapang yang terdiri dari beras 20 Kg dan 4 Lliter MinyaKita, menemui kendala terbatasnya stok MinyaKita. Sebab, dua material Bapang tersebut harus dikirim dan diterima masyarakat penerima bantuan dalam bentuk satu paket.
“Kita sedikit mengalami kendala MinyaKita. Tapi, sekarang sudah posisi sudah di Sorong dan sedang menuju ke Manokwari. Kita tidak bisa distribusikan beras sendiri, minyak sendiri, harus satu paket,” ungkapnya.
Sheika mengakui, batas waktu pendistribusian sampai 31 Desember 2025. Kendati demikian pihaknya akan mengajukan perpanjangan waktu agar semua Bapang tersalurkan semuanya untuk alokasi Teluk Wondama.
“Kita akan perpanjangan dan target Teluk Wondama selesai Januari 2026,” tukasnya.
Kepala Perum Bulog Manokwari ini menambahkan, Bapang tahap II Oktober-Novemberm 2025 sebanyak 600.380-kilogram dan minyak goreng sebanyak 120.076-liter kepada 30.019 penerima bantuan pangan (PBP) di lima kabupaten di wilayah kerja Bulog Manokwari.
Pada tahap II, selain 20-kilogram beras, PBP juga menerima empat liter minyak goreng. Total yang disalurkan Bulog untuk 30.019 PBP sebanyak 600.380-kilogram beras dan 120.076-liter minyak goreng.
Sheika merinci Kabupaten Manokwari merupakan penerima terbesar dengan 12.697 PBP atau setara 253.940-kilogram beras dan 50.788-liter minyak goreng. Teluk Bintuni dengan 8.095 PBP yang mendapatkan 161.900-kilogram beras daan 32.380-liter minyak goreng.
Manokwari Selatan dengan 3.603 PBP mendapatkan 72.060-kilogram beras dan 14.412-liter minyak goreng. Teluk Wondama memiliki 3.196 PBP mendapatkan 63.920-kilogram beras dan 12.784-liter goreng, serta Pegunungan Arfak alokasi paling sedikit yaitu 2.428 PBP yang mendapatkan 48.560-kilogram beras dan 9.712-liter beras. [SDR-R2]




















