Manokwari, TP – Kepolisian Daerah Papua Barat menggelar Upacara Kenaikan Pangkat Perwira, Bintara, dan Tamtama Polri Periode 1 Januari 2026 serta PNS Polri Periode 1 Oktober 2025, yang berlangsung di Lapangan Mapolda Papua Barat, Rabu (31/12/2025).
Upacara kenaikan pangkat dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P. selaku Inspektur Upacara, dan dihadiri oleh Wakapolda Papua Barat, para Pejabat Utama Polda Papua Barat, Ketua, Wakil Ketua serta Pengurus Bhayangkari, serta seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat.
Sebanyak 438 personel Polri dan PNS Polri di lingkungan Polda Papua Barat beserta Satker dan Polres jajaran menerima kenaikan pangkat pada periode ini, yang terdiri dari 4 personel berpangkat AKBP yang naik menjadi Kombes Pol, 7 personel dari Kompol ke AKBP, 6 personel dari AKP ke Kompol, 28 personel dari IPTU ke AKP, 112 personel dari IPDA ke IPTU, 50 personel dari AIPDA ke AIPTU, 74 personel dari Bripka ke AIPDA, 13 personel dari Brigpol ke Bripka, 62 personel dari Briptu ke Brigpol, 67 personel dari Bripda ke Briptu, 2 personel dari Bharaka ke Abripda, 9 personel dari Bharatu ke Bharaka, 2 personel dari Bharada ke Bharatu, serta 2 personel PNS Polri yang turut memperoleh kenaikan pangkat sesuai ketentuan yang berlaku.
Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo., S.H., S.I.K., M.Kom., menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya merupakan penghargaan atas kinerja dan dedikasi personel, namun juga menjadi bentuk kepercayaan dan amanah yang harus diiringi dengan peningkatan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.
Menurutnya, setiap personel yang menerima kenaikan pangkat diharapkan mampu menunjukkan sikap profesional, berintegritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui momentum kenaikan pangkat ini, diharapkan seluruh personel Polda Papua Barat semakin meningkatkan integritas, disiplin, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sejalan dengan semangat SDM Unggul dan Polri Presisi, guna mendukung terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah Papua Barat.[Rls-R3]




















