Manokwari TP – Keluarga besar Dinas Pendidikan (Disdik) Papua Barat, para guru dan kepada sekolah menggelar Ibadah Natal bersama sekaligus acara lepas Sambut Tahun Baru 2026 di halaman Kantor Disdik Papua Barat, Senin (12/1/2026).
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat komitmen pelayanan pendidikan di Tanah Papua, khususnya Papua Barat.
Pantauan Tabura Pos, ibadah tersebut dipimpin oleh Pdt. Albert Rumaropen. Dalam kotbahnya, ia mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Honorer, serta tenaga kependidikan di sektor pendidikan untuk menjadikan hatinya sebagai ‘palungan terbaik’ bagi Tuhan.
“Jika dulu di Betlehem tidak ada tempat bagi-Nya, hari ini kita sebagai keluarga besar Disdik menyatakan hati kita sebagai tempat bagi Tuhan untuk bertahta dan memimpin hidup kita dalam melayani masyarakat,” ujar Rumaropen dalam kotbahnya.
Sementara itu, Kepala Disdik Papua Barat, Barnabas Dowansiba, S.Pd., M.Pd., menekankan dua pesan sentral diantaranya, mengajakan seluruh staf dan tenaga kependidikan untuk senantiasa mengucap syukur atas tuntunan Tuhan yang telah menyertai sepanjang tahun 2025.
Tetapi juga, sambung Dowansiba, panggilan untuk melakukan pembaruan di tahun 2026.
“Tuhan Yesus datang untuk keluarga dan membawa pembaruan. Meskipun kita di Disdik berbeda suku, ras, dan agama, tetapi kita adalah satu keluarga,” kata Dowansiba kepada Tabura Pos di sala-sela pelaksanaan ibadah.
Menurutnya, ASN di lingkup Disdik harus bergandengan tangan untuk mengubah wajah pendidikan di Papua Barat dan menghilangkan image negatif melalui ketaatan pada aturan hukum yang berlaku.
Diutarakan Dowansiba, di tahun 2026 pihaknya memiliki program prioritas yang dirangkum dalam program ‘Papua Barat Cerdas’ yang akan difokuskan pada peningkatan kualitas siswa SMA dan SMK.
Tetapi juga pada mahasiswa di perguruan tinggi hingga pendidikan non formal meliputi paket A, B, dan C melalui PKBM, tandas Dowansiba.
Ketua Panitia Ibadah Natal dan Lepas Sambut Tahun Baru 2026, Timotius Kambu menyampaikan, kesuksesan perayaan ini merupakan buah dari partisipasi nyata seluruh elemen di lingkungan Disdik.
“Saya sampaikan apresiasi atas partisipasi nyata dari seluruh elemen, baik staf, guru hingga para pensiunan yang turut berkontribusi dalam bentuk dana, tenaga maupun pikiran,” ujar Kambu kepada Tabura Pos usai ibadah.
Dijelaskan Kambu, perayaan lepas sambut tahun baru ini dirancang untuk memupuk kebersamaan di tengah tantangan kerja yang cukup berat.
Menurutnya, Disdik memiliki tugas pemerintahan yang besar, sehingga energi dan pikiran yang dicurahkan perlu disatukan kembali melalui momen seperti ini, agar tugas-tugas ke depan terasa lebih ringan.
Dengan semangat Natal dan tahun baru ini, Disdik Papua Barat berkomitmen untuk melangkah lebih solid, transparan, dan berdedikasi tinggi demi mencerdaskan generasi emas di Bumi Cendrawasih, harap Kambu. [CR29-R5]





















