Manokwari, TP – Pasangan suami istri yang melakukan upaya bunuh diri dengan membakar diri di kamar rumah mereka di Kampung Wasai, Distrik Manokwari Selatan, Kabuoaten Manokwari, Papua Barat, telah meninggal dunia. Keduanya menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat pada hari yang berbeda.
Kapolsubsektor Distrik Manokwari Selatan, Iptu Muhammad Anas Yusuf, yang dikonfirmasi Tabura Pos pada Selasa (20/01/2026), membenarkan peristiwa tersebut.
Anas mengungkapkan, korban perempuan berinisial Y (44 tahun) meninggal terlebih dahulu pada Senin (19/01/2026) sekitar pukul 04.00 WIT. Suaminya, A alias I (52 tahun), menyusul meninggal pada Selasa (20/01/2026) sekitar pukul 11.00 WIT.
“Kedua korban sudah meninggal dunia dan sudah dimakamkan oleh keluarganya di Manokwari,” jelas Iptu Anas.
Peristiwa ini bermula pada Minggu (18/01/2026) sekitar pukul 18.15 WIT di kediaman korban. Menurut keterangan yang dihimpun, konflik rumah tangga antara keduanya telah muncul sejak Jumat (16/01/2026), diduga dipicu kecemburuan Y karena suaminya kerap mengomentari postingan perempuan lain di akun Facebook milik A.
Merasa kesal, Y membuat status di Facebook yang menyinggung suaminya. Status tersebut baru dilihat A pada Sabtu (17/01/2026), yang kemudian memicu pertengkaran.
Keesokan harinya, Minggu sore, Y memasuki kamar dengan membawa minyak tanah. Tak lama kemudian, terdengar teriakan kesakitan dan jeritan minta tolong dari dalam kamar.
Saksi bernama DN yang mendengar teriakan berusaha membuka pintu kamar yang terkunci sambil meminta bantuan. Bersama warga lain termasuk saksi berinisial P, akhirnya mereka berhasil mendobrak pintu. Saat pintu terbuka, api sudah membesar disertai asap tebal, dan mereka berusaha memadamkannya dengan menyiram air melalui jendela.
A berhasil keluar dengan tubuh terbakar dan langsung menyiram diri dengan air di kamar mandi. Sementara Y ditemukan tergeletak dengan luka bakar parah.
Kejadian langsung dilaporkan ke Polsubsektor Distrik Manokwari Selatan. Tim yang dipimpin Iptu Anas bersama anggota Brigpol Yoel dan Bripda Aris segera mendatangi lokasi dan mengevakuasi kedua korban ke RS Bhayangkara Manokwari untuk perawatan intensif.
Pasca kejadian, kepolisian telah melakukan serangkaian langkah standar, termasuk koordinasi dengan rumah sakit dan keluarga korban untuk proses lebih lanjut. [And-R2]





















