• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home LINTAS NUSANTARA NASIONAL

Pembangunan Pabrik Pupuk di Fakfak Dorong Produktivitas Petani Papua dan Ketahanan Pangan

AdminTabura by AdminTabura
20/01/2026
in NASIONAL
0
Pembangunan Pabrik Pupuk di Fakfak Dorong Produktivitas Petani Papua dan Ketahanan Pangan
0
SHARES
72
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

JAKARTA, TP – Rencana pembangunan Kawasan Industri Pupuk (KIP) di Fakfak, Papua Barat, dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di kawasan timur Indonesia.

Kehadiran industri pupuk di wilayah yang dekat dengan sentra pertanian dipandang mampu menjawab tantangan struktural yang selama ini membebani sektor pertanian Papua, terutama persoalan tingginya biaya distribusi.

Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan (KEPP) Otonomi Khusus Papua, Gracia Josaphat Jobel Mambrasar (Billy Mambrasar), menilai biaya logistik pupuk selama ini menjadi penghambat utama peningkatan produktivitas petani.

Kondisi geografis Papua membuat distribusi pupuk sangat bergantung pada jalur panjang dan mahal.“Biaya pengiriman pupuk itu hampir lebih sepertiga dari biaya pertanian selain tenaga kerja. Dengan adanya hilirisasi pupuk di Papua, biaya logistik bisa jauh lebih murah,” ujar Billy Mambrasar di Jakarta, Minggu (18/1/2026).

Efisiensi distribusi tersebut diyakini akan membawa dampak langsung terhadap daya saing produk pertanian Papua. Penurunan biaya produksi membuka peluang bagi petani untuk memperoleh margin pendapatan yang lebih sehat, sekaligus memperluas akses pasar.

“Kita bisa menekan biaya hingga sepertiga dari kondisi sekarang. Artinya produk pertanian Papua bisa bersaing,” tegas Billy Mambrasar.

Selain faktor biaya, kedekatan akses pupuk juga berpengaruh besar terhadap produktivitas. Selama ini, keterlambatan pasokan kerap mengganggu jadwal tanam, terutama di wilayah dengan tantangan geografis tinggi.

“Selama ini petani harus menunggu berjam-jam bahkan berhari-hari untuk mendapatkan pupuk. Dengan ketersediaan yang lebih dekat, produktivitas pasti meningkat,” tambah Billy Mambrasar.

Billy menilai peningkatan produktivitas dan efisiensi biaya akan berdampak langsung pada stabilitas harga pangan di Papua. Kondisi tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menekan ketergantungan pasokan dari luar wilayah.

“Gas alam yang sebelumnya diekspor bisa dialokasikan sebagian untuk industri pupuk. Ini menciptakan nilai tambah di dalam negeri,” pungkas Billy Mambrasar.

Di tingkat daerah, komitmen percepatan pembangunan juga ditunjukkan oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, yang menempatkan proyek pabrik pupuk sebagai prioritas strategis pascakeikutsertaannya dalam Human Capital Summit 2025.

Pemerintah daerah menilai kesiapan investasi harus berjalan seiring dengan penguatan sumber daya manusia lokal.“Kami sudah sepakat dengan PT Pupuk Kaltim dan SKK Migas. Pemda Fakfak menjamin bahwa seluruh persoalan lahan akan kami selesaikan secepatnya sebagai bentuk dukungan penuh terhadap investasi ini,” ujar Samaun Dahlan.

Pertemuan dengan SKK Migas dan pihak industri menegaskan keseriusan daerah dalam mempercepat perizinan dan administrasi pendukung. Sertifikasi lahan menjadi salah satu syarat utama agar pembangunan dapat segera direalisasikan.

“Tidak ada lagi hambatan berarti. Kami hanya menunggu surat permohonan resmi dari pihak Pupuk Indonesia. Setelah itu, proses penerbitan sertifikasi lahan akan langsung kami laksanakan,” tutup Samaun Dahlan.

Dengan dukungan pusat dan kesiapan daerah, pembangunan pabrik pupuk Fakfak diharapkan menjadi fondasi baru bagi ketahanan pangan Papua sekaligus penggerak kesejahteraan petani secara berkelanjutan.[Rls-R3]

Tags: Billy mambrasarPupuk fakfak
Previous Post

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Upaya Bakar Diri  Diduga Akibat Cemburu di Media Sosial

Next Post

Kejati Papua Barat Tahan Dua Tersangka Dugaan Tipikor Proyek Dermaga Apung Marampa

Next Post
Kejati Papua Barat Tahan Dua Tersangka Dugaan Tipikor Proyek Dermaga Apung  Marampa

Kejati Papua Barat Tahan Dua Tersangka Dugaan Tipikor Proyek Dermaga Apung Marampa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!