Manokwari, TP – Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Madancan, M.Si, mengaku merasa kehilangan atas kepergian Irjen Pol. Jhonny E. Isir,S.IK.,M.T.C.P, sebagai Kapolda Papua Barat yang dimutasikan Kapolri untuk mengemban jabatan baru sebagai Kadiv Humas Mabes Polri.
Meskian demikian, Mandancan tetap bangga dan bersyukur karena pengganti Jhonny E. Isir juga salah satu putra terbaik Papua asal Serui yakni, Brigjen Pol. Alfared Papare, S.I.K.
Selaku Kepala Suku Besar Arfak. Sebenarnya, lanjut Mandacan, dirinya tidak iklas Jhonny E. Isir berserta istri pindah dari dari Papua Barat. Namun karena Negara memangil dan pemerintah telah memutuskan, maka harus siap melaksanakan tugas baru sebagai Kadiv Humas Polri.
” Kalau berbicara secara adat, saya tidak ingin anak saya Jhonny Isir pindah dari Papua Barat. Tapi panggilan negara dan pemerintah telah memutuskan, maka harus siap melaksanakan tugas dengan jabatan yang baru ,” ujar Mandacan saat acara Pisah Sambut Kapolda Papua Barat dari Jhonny E Isir kepada Alfared Papare, di Aula Mapolda Papua Barat, Sabtu (8/2) malam.
Mandacan juga bersyukur karena dalam rotasi dan mutasi yang dilakukan Kapolri. Dimana anak-anak Indonesia, putra asli Papua diberikan kesempatan untuk menjadi pimpin di Mabes Polri dan menjadi tuan di negeri sendiri. Ada, Wakapolda Papua Barat Daya, Kapolda Papua Barat, Kapolda Papua Tengah dan Kadiv Humas Polri.
Atas kerjasama dan pengabdian selama 2 tahun 2 bulan bertugas sebagai Kapolda Papua Barat, dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian di Provinsi Papua Barat. Dominggus Mandacan tak lupa menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Jhonny E. Isir, karena selalu bersama -sama dengan Pemprov untuk menyelesaikan tugas -tugas pemerintahan.
Salah satunya, lanjut Mandacan, pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, DPR Provinsi, Kepala Daerah dan DPRD se Papua Barat dapat berjalan aman dan lancar. Padahal, sejumlah daerah di Papua Barat oleh Kemendagri disebut berstatus rawan konflik.
“Puji Tuhan, berkat kerjasama semua komponen masyarakat dan dukungan semua pihak, Sinergi TNI-Polri. Pelaksanaan pikada dan pemilihan legislatif di Papua Barat dapat berjalan aman dan lancar,” ucap Mandacan seraya mengajak semua pihak juga memberikan dukungan yang sama kepada Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Alfared Papare.
Mengakhiri sambutannya, Mandacan juga mendoakan Jhonny E. Isir kelak dapat menjadi Kapolri pertama dari Tanah Papua. ” Mari kita berdoa, dengan doa yang kita imani pasti Tuhan buka jalan agar anak Isir ke depan dapat menjadi Kapolri,” ucap Mandacan.
Dalam kesempatan itu, Jhonny E. Isir juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua yang telah memberikan dukungan dan kerjasama sejak dirinya menjabat Kapolda Papua Barat pada tanggal 23 Desember 2023.
Isir mengaku, pelaksanaa Pilkada Gubernur dan Wakil Gubenur Papua Barat dan Papua Barat serentak adalah, tantangan bagi dirinya selama menjabat Kapolda Papua Barat. Namun, berkat dukungan dan doa seluruh elemen masyarakat perhelatan pesta rakyat itu dapat berjalan lancar dan aman.
” Kami juga berterima kasih kepada MRP Papua Barat, pemerintah kabupaten di Papua Barat dan Papua Barat, personil TNI, Kodam XVIII Kasuari, Armada III TNI AL dan jajaran. Kolaborasi dan sinergi TNI-Polri di Papua Barat dan Papua Barat sangat luar biasa,” pungkas Isir seraya menyampaikan permohonaan maaf karena belum bisa memenuhi seluruh harapan masyarakat Papua Barat.
Pisah sambut Kapolda Papua Barat itu ditandai pemberian cenderamata oleh Gubernur Papua Barat, Dominggu Mandacan, Gubernur Papua Barat, Elisa Kambu, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani, Pangdam XVIII Kasuari, Kajati Papua Barat, DPR Papua Barat, perwakilan para Bupati, perwakilan Kapolres Jajaran dan perwakilan dari mitra. [K&KR2]





















