Manokwari, TP – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mempercepat pembangunan Rumah Sakit (RS) Vertikal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang terintegrasi dengan fasilitas pendidikan kesehatan terpadu di Manokwari.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, dr. Alwan Rimosan, menyatakan bahwa upaya strategis yang telah dijajaki sejak Juni 2025 ini mendapat respon positif dari Kemenkes RI untuk memperkuat layanan kesehatan dan kualitas pendidikan medis di Papua Barat.
Alwan menjelaskan bahwa Gubernur Papua Barat telah memimpin tim bertemu Menteri Kesehatan (Menkes) menindaklanjuti surat permohonan pembangunan RS Vertikal Kemenkes.
Respon positif Kemenkes RI diperkuat dengan surat dari Rektor Universitas Papua (Unipa), sehingga Kemenkes bersedia membantu menghadirkan RS Vertikal Kemenkes atau Rumah Sakit Pendidikan Kesehatan Terpadu.
“Jadi ada dua kemungkinan untuk pembangunan rumah sakit, baik Rumah Sakit Vertikal atau Rumah Sakit Pendidikan di wilayah Papua Barat,” kata Alwan di Swissbell Hotel Manokwari, Kamis (12/2/2026).
Program yang didorong saat ini adalah pembangunan RS Vertikal Kemenkes yang terintegrasi dengan fasilitas pendidikan kesehatan terpadu, mengingat di Manokwari terdapat Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Hewan Unipa, serta Poltekes Kemenkes Manokwari.
“Sejak awal kami dorong dengan menyiapkan lahan di Kampung Dindey. Tetapi, kami akan bahas kembali lokasi yang mungkin strategis, apakah di Amban, Manokwari Utara agar berdekatan dengan Rektorat Unipa,” jelas Alwan.
Rektor Unipa telah menyediakan lahan untuk pembangunan RS Vertikal Kemenkes yang terintegrasi dengan fasilitas pendidikan kesehatan terpadu.
“Kedepan kita perlu kembali mengagendakan pertemuan dengan Kemenkes, Kemendiktisaintek, Bapenas, dan kementerian terkait guna mewujudkan RS Vertikal Kemenkes ini,” pungkas Alwan. [FSM-R2]





















