Aimas, TP- Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Polres Sorong mengambil langkah preventif demi menjaga kenyamanan umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menyiapkan personel pengamanan di setiap masjid, khususnya saat pelaksanaan salat tarawih.
Kehadiran aparat kepolisian di lingkungan masjid diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi jamaah. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan.
Dalam rangka menyambut Ramadan, masyarakat turut diimbau untuk tetap menjaga situasi kamtibmas. Warga diminta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, termasuk perkelahian, balap liar, maupun tindakan yang dapat mengusik kekhusyukan ibadah.
Seruan juga disampaikan kepada masyarakat yang berbeda agama agar senantiasa menjunjung tinggi toleransi. Polres Sorong menekankan pentingnya sikap saling menghormati antarumat beragama, sehingga suasana damai dan harmonis tetap terjaga di tengah keberagaman.
Selain pengamanan di tempat ibadah, Polres Sorong juga akan mengintensifkan patroli rutin. Kegiatan ini akan dibantu oleh personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) guna memastikan kelancaran arus kendaraan, terutama pada jam-jam pelaksanaan ibadah malam.
Kapolres Sorong, AKBP Edwin Parsaoran, melalui Kompol. Wakapolres Sorong, Yohanis Pabuntang, menyampaikan harapan agar seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh adat, dapat bekerja sama menjaga situasi kamtibmas. Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi kunci terciptanya keamanan yang kondusif.
Hal tersebut disampaikan Wakapolres Sorong kepada media saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/2). Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Ia menambahkan, bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik pulang kampung, agar memastikan kondisi rumah sebelum ditinggalkan. Langkah antisipasi seperti memeriksa instalasi listrik, mematikan kompor, serta memastikan pintu dan jendela terkunci dinilai penting guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kebakaran atau tindak kejahatan. [MPS-R2]





















