Manokwari, TP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari diminta menata dan mendistribusikan aparatur sipil negara (ASN) secara baik pada organisasi perangkat daerah (OPD).
Anggota DPR Kabupaten (DPRK) Manokwari, Haryono May menilai, pendistribusian dan penataan ASN di setiap aspek Pemerintah Manokwari, belum berjalan baik.
Menurutnya, sejauh ini peran ASN menyampaikan visi dan misi pembangunan Pemkab Manokwari masih kurang, justru masyarakat yang lebih aktif.
“Saya punya pengalaman kemarin Musrenbang di Kelurahan Manokwari Timur, perwakilan dari Bappeda hadir, tetapi tidak menjelaskan visi misi pembangunan,” ungkap May, dalam pertemuan bersama Pemkab Manokwari di ruang VIP DPRK Manokwari, Rabu (25/2/2026).
Ia mengungkapkan, Pemkab Manokwari mempunyai ribuan ASN, maka sudah seharusnya mendistribusikan dan penataan ASN secara baik, sehingga bisa membuka ruang informasi publik dan masyarakat jauh lebih memahami.
“Tolong distribusikan pegawai secara baik di seluruh aspek yang ada di pemerintah daerah, kemudian penganggaran, karena kalau tidak begitu, kita tidak tahu,” ujar May.
Sementara Plt. Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan, dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Manokwari, Alberthina Porulery mengatakan, jumlah ASN di lingkungan pemkab Manokwari sekitar 3.000 orang lebih, termasuk di DPRK Manokwari.
“Kami di BKD hanya sebatas mengeluarkan SK sesuai usulan dari OPD, karena yang punya kebutuhan mereka. Jadi, yang mereka usulkan, itu yang kita SK-kan,” tandas Alberthina Porulery. [SDR-R1]




















