Sorong, TP – Anggota Komite I DPD RI, Paul Finsen Mayor meminta pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten/ Kota di Papua Barat Daya proaktif untuk mendukung program prioritas nasional Presiden RI, Prabowo Subianto yang dituangkan dalam Asta Cita. Diantaranya yakni program pembangunan 3 juta rumah subsidi yang juga akan hadir di Papua Barat Baya.
Dikatakan Paul, sebagai seorang senator pihaknya memiliki tupoksi untuk melakukan pengawasan, monitoring dan evaluasi terhadap kelancaran program tersebut.
“Saya akan pantau dukungan dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Artinya, kalau pemerintah pusat bangun rumah subsidi, harusnya Pemda support dari sisi akses jalannya, drainasenya. Itu wajib, karena kerja-kerja saya di daerah itu dipantau langsung oleh Presiden,” ungkap Paul.
Selain itu, sambungnya, ia juga mendorong Pemda untuk lebih proaktif menyerap program strategis nasional yang dinilai dapat membawa banyak benefit untuk daerah. Seperti program rumah nelayan.
Diakui Paul, pihaknya telah mengusulkan 10 unit rumah nelayan di Kabupaten Raja Ampat, 5 unit di Kota Sorong, dan 5 unit lagi di Kabupaten Tambrauw. Namun, semua itu harus berdasarkan kerjasama antara Pemda Kabupaten/ Kota dengan Kementerian terkait.
“Ini tugasnya Pemda, mereka harus proaktif dan mampu menyerap program dari kementerian. Supaya uang dari pusat mengalir ke daerah. Tidak bisa melalui kami di DPR RI dan DPD RI. Tugas kami hanya menyerap aspirasi dan menyuarakannya kepada pemerintah pusat melalui kementerian,” jelasnya.
Selanjutnya, kementerian itulah yang nantinya menayangkan proyeknya untuk dilelang. Setelah itu, kontraktor yang memenangkan lelang akan mengerjakan proyek tersebut di daerah dengan koordinasi antara Pemda dengan kementerian.
“Kita tidak bisa ikut cawe-cawe di situ. Kalau ada wakil-wakil rakyat yang bermain proyek, maka lebih baik diproses hukum. Karena mereka sudah digaji, diberikan tunjangan lengkap dengan seluruh fasilitas. Jadi jangan rakus mau main proyek,” pungkasnya. [CR24-R2]




















