Manokwari, TP – Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono meminta para aparatur sipil negara (ASN) mengikuti apel gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari yang dilaksanakan sebulan sekali.
Dikatakannya, apel bukan seremonial, tetapi momen penting menyatukan gerak dan langkah sebagai satu tim yang solid antara ASN dan pimpinan daerah.
Menjelaskan, sistem kerja pemerintahan harus solid dan kerja bersama, bukan kerja individu, sehingga dalam momen apel akan ada arahan langsung dari pimpinan.
Sebab, ia menjelaskan, tidak bisa pimpinan perangkat daerah bekerja lain dan pegawai mengerjakan hal lain, karena bisa menimbulkan masalah internal. “Tidak boleh terjadi di perangkat daerah Kabupaten Manokwari,” ujar Mugiyono.
Dirinya meminta pimpinan perangkat daerah mengecek kehadiran bawahan karena kehadiran dalam apel mencerminkan kedisiplinan.
“ASN garda terdepan dalam pelayanan publik, sehingga harus menunjukkan disiplin dan kinerja terbaik. Tidak boleh ada pikiran pimpinan hanya lima tahun saja. Siapa pun pemimpin harus didukung dengan kinerja yang baik,” tandas Mugiyono.
Pemkab Belum Bagikan DPA
Hingga masuk triwulan pertama 2026, Pemkab Manokwari belum membagikan Daftar Penggunaan Anggaran (DPA). Sebab, APBD Kabupaten Manokwari masih dalam proses sinkronisasi, tetapi sudah masuk tahap akhir.
Diakui Mugiyono, kondisi tersebut ikut berdampak terhadap pelaksanaan program kegiatan 2026 di Kabupaten Manokwari. Saat ini, ungkap dia, baru belanja tertentu, seperti pembayaran gaji yang bisa diproses terlebih dahulu, sedangkan kegiatan lain menunggu penyelesaian administrasi.
Dirinya pun berharap DPA bisa dibagikan kepada seluruh pimpinan OPD, paling lama bulan ini, karena menjadi acuan dalam bekerja dan mengabdi terhadap masyarakat.
“Terima kasih bagi OPD yang telah menyelesaikan catatan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah,” tandas Wakil Bupati. [SDR-R1]




















