Manokwari TP – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), Dr.H. Wihaji, S.Ag., M.Pd, telah memerintahkan seluruh jaringan BKKBN di Indonesia untuk mendirikan Posko Mudik Lebaran Tahun 2026.
Posko Mudik tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Sesuai tujuan utamanya, memastikan perjalanan mudik keluarga berjalan aman, nyaman, sehat, dan selamat menyambut Idul Fitri 1447 H.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat bersinergi dengan instansi terkait dalam Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 di Bandara Rendani Manokwari untuk memberikan pelayanan optimal bagi pemudik yang akan pulang kampung.
“Kehadiran kami bersama instansi terkait merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk memastikan arus mudik berjalan aman, lancar, selamat, menyenangkan, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat,” ujar Kepala Perwakilan BKKBN Papua Barat Philmona Maria Yarollo, S.Sos., M.Si., kepada Tabura Pos setelah memantau pelayanan pada H-4 Arus Mudik, Senin (16/3) pagi.
Melalui Posko ini, Ia ingin memastikan para pemudik, khususnya keluarga, dapat beristirahat dengan aman, nyaman, dan sehat selama perjalanan menuju kampung halaman.
Pelayanan BKKBN Papua Barat telah aktif sejak Jumat (13/3) dengan berbagai program, antara lain konseling keluarga, edukasi tentang perjalanan mudik, serta pembagian bingkisan snack sehat khusus untuk anak balita dan lansia.Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan keluarga kepada masyarakat.
Sesuai dengan tema “Membangun Keluarga, Membangun Bangsa. kami meyakini bahwa keluarga adalah fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas,” ucapnya.
Menurutnya, dari keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera akan lahir generasi yang mampu membawa kemajuan bagi bangsa. Oleh karenanya melalui momentum mudik Lebaran ini, kami Maria juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung Program Bangga Kencana, yaitu pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana, sebagai upaya mewujudkan keluarga Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing.
Melalui momentum Lebaran, Maria Yarollo mengajak masyarakat mendukung program Kemendukbangga/BKKBN yang bertujuan mewujudkan keluarga Indonesia berkualitas.
“Mudik bukan hanya tradisi tahunan, namun juga momen untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat fungsi keluarga seperti agama dan cinta kasih,” jelasna.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga membantu seorang ibu dengan dua anak asal Teluk Bintuni yang tertinggal pesawat menuju Jayapura. “Kami bantu cari tiket dan berhasil mendapatkan jadwal keberangkatan pada Selasa (17/3),” ungkap Maria Yarollo.
Setiap hari, sebanyak 4 pegawai BKKBN Papua Barat ditempatkan di Bandara Rendani dengan tugas sebagai humas dan pengendali pelayanan. “Kita juga akan terus memberikan pelayanan saat arus balik nanti,” tandasnya.
Maria Yarollo juga mengapresiasi upaya BLU Bandara Rendani yang terus meningkatkan fasilitas, seperti penambahan pembatas di tangga turun ruang tunggu agar ramah bagi anak dan perempuan.
“Inilah program yang kita tindaklanjuti di dalam pelayanan posko mudik terpadu tahun ini. Dimana melalui momen ramadan dan lebaran ini, keluarga Indonesia dapat berkumpul untuk mempererat hubungan, berbagi kebahagian, mempererat nilai-nilai kebersamaan dalam keluarganya,” ujarnya.Diakhir keterangannya, Maria Yarollo mberharap Posko Mudik ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam melayani dan memperhatikan kebutuhan keluarga Indonesia. [K&K-R2]




















