Sorong, TP – Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol Gatot Ha. Wibowo, menghimbau para pelaku pembunuhan terhadap dua tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Tambrauw untuk segera menyerahkan diri. Himbauan ini ditujukan khususnya bagi enam orang yang saat ini masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Dua korban yang gugur dalam insiden tersebut diketahui bernama Yermias Loba dan Yohanis Bido. Mereka tewas setelah dihadang sekelompok orang tak dikenal saat melintas di jalan menuju Kampung Bamusbama. Peristiwa naas itu terjadi saat para korban sedang melakukan perjalanan menggunakan sepeda motor bersama rekan lainnya.
Kapolda menegaskan bahwa aparat tidak akan berhenti melakukan pengejaran terhadap mereka yang masih buron. Ia mengingatkan agar para pelaku tidak memperpanjang pelarian dan segera mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
“Lebih baik menyerahkan diri daripada terus diburu aparat,” tegas Kapolda Gatot, Selasa.
Dalam perkembangan penyidikan, Polda Papua Barat Daya telah menetapkan lima orang sebagai tersangka berdasarkan alat bukti yang cukup. Dari sejumlah orang yang sebelumnya diamankan untuk pemeriksaan, sebagian besar telah dipulangkan karena tidak terbukti terlibat dalam kasus ini.
Sebelumnya, polisi juga telah menetapkan total 10 orang sebagai DPO yang diduga terlibat langsung dalam aksi pembantaian tersebut. Hingga saat ini, proses penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap seluruh jaringan serta motif di balik serangan yang merenggut nyawa dua petugas medis itu. [CR30-R2]




















