Manokwari, TP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 dalam Forum Perangkat Daerah (FPD) dengan DPR Kabupaten (DPRK) Manokwari di Sasana Karya Kantor Bupati Manokwari, Senin (7/4/2026).
Menurut Wakil Bupati, Mugiyono, forum ini menjadi wadah strategis menyelaraskan program dan kegiatan antar-perangkat daerah, sekaligus mengakomodir aspirasi masyarakat melalui aspirasi atau reses anggota dewan yang dihimpun.
Dikatakannya, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) harus mampu menyusun program dan kegiatan strategis dengan prioritas pembangunan daerah serta mendukung visi dan misi kepala daerah.
“Jangan sampai ada program yang berjalan sendiri tanpa keterkaitan yang jelas dengan arah kebijakan pembangunan,” harap Mugiyono.
Dirinya menekankan pentingnya peningkatan kualitas perencanaan yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat, karena perencanaan tidak boleh sekedar rutinitas tahunan, tetapi harus mampu menjawab persoalan konkrit di lapangan.
Wakil Bupati menekankan pentingnya sinkronisasi dan kolaborasi antar-OPD, karena banyak permasalahan pembangunan yang tidak bisa diselesaikan hanya secara sektoral. Untuk itu, dibutuhkan kerja sama lintas OPD agar program yang dilaksanakan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Seluruh OPD harus memperhatikan efisiensi. Pusat masih ada efisiensi dan belum berakhir. Kita harus memastikan seluruh program yang direncanakan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, untuk mengentaskan kemiskinan, peningkatan kualitas pelayanan publik serta pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.
Ia berharap melalui forum ini menghasilkan rumusan program dan kegiatan yang berkualitas, terintegrasi, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di Kabupaten Manokwari pada 2027.
Plt. Kepala Bapeda Kabupaten Manokwari, Rishard Alfons menambahkan, forum ini adalah jembatan krusial untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat yang sudah dihimpun melalui Musrenbang kampung, distrik, serta reses DPRK, dengan rancangan kebijakan guna memastikan arah pembangunan tetap pada jalurnya.
Dikatakannya, forum ini diikuti seluruh OPD di lingkungan Pemkab Manokwari, dengan pembahasan yang dibagi dalam beberapa kelompok diskusi berdasarkan sektor, yakni infrastruktur dan pengembangan wilayah, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, sosial, budaya, dan pemerintahan.
Ia menjelaskan FPD ini dijadwalkan selama 2 hari, 7-8 April 2026 dan berharap dapat menghasilkan dokumen rencana kerja yang transformatif, aplikatif, dan mampu mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Manokwari. [SDR-R1]




















