Manokwari, TP – Pertamina Manokwari belum bisa merealisasikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Bio Solar dilakukan seminggu penuh atau dari Senin sampai Sabtu, karena selama ini, penyaluran hanya dilakukan sampai Jumat.
Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Manokwari, Akhmad Sofyan Lim menjelaskan, Pertamina pada tupoksinya hanya operator. Lanjutnya, pendistribusian BBM ke SPBU, sejauh ini, Pertamina tetap berpatokan pada ketentuan dan alokasi dari Pemerintah Pusat melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
“Kami Pertamina konsen menyalurkan alokasi sesuai yang sudah ditetapkan Pemerintah Pusat melalui BPH Migas,” tegas Lim kepada Tabura Pos di salah satu SPBU di Kabupaten Manokwari, belum lama ini.
Ia menerangkan, kalau itu dipaksakan, maka alokasi BBM subsidi untuk Kabupaten Manokwari akan habis lebih cepat, karena alokasinya sudah dihitung untuk 1 tahun.
“Perumpamaannya, kalau kita beli BBM serratus ribu, tidak mungkin operator kasih lebih, karena ada hukumannya. Kira-kira kita Pertamina seperti itu,” tandas Lim.
Dijelaskannya, secara hitung-hitungan alokasi, jika permintaan penyaluran BBM subsidi sampai Sabtu, maka alokasi untuk Manokwari akan habis sampai Juni atau Juli.
Sebab, ungkapnya, setiap hari, penyaluran BBM subsidi ke setiap SPBU di Manokwari pada angka 5-10 Kilo Liter. Dengan ada penambahan 1 hari, otomatis akan memakai alokasi hari yang sudah terjadwal, sehingga alokasi tahunan bisa habis sebelum Desember.
“Kalau pun alokasinya sudah habis, tetapi stoknya masih ada, kami Pertamina tidak bisa menyalurkan karena perintahnya seperti itu,” kata Lim.
Diakui SBM Pertamina Manokwari ini, pihaknya sempat berkoordinasi dengan pemda karena ada permintaan tambahan alokasi BBM subsidi di Manokwari, tetapi persetujuan penambahan alokasi BBM subsidi diputuskan Pemerintah Pusat. [SDR-R1]




















