37 Peserta Ikut Seleksi
Sorong,TP – Penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 terus berjalan. Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol Anwar, SIK, MSi, menegaskan rekrutmen ini merupakan upaya mencetak calon perwira yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, serta negara.
Pada tahun ini, Polri membuka kuota sebanyak 300 peserta. Seluruh proses dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) guna menjamin keadilan serta meningkatkan kepercayaan publik.
Sementara itu, Kepala Biro SDM Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol I Dewa Gde Julianal, SH, SIK, MIK, menegaskan seleksi dilakukan secara objektif tanpa intervensi pihak manapun.
“Kami berkomitmen penuh menjalankan prinsip BETAH. Tidak ada pungutan liar maupun praktik percaloan dalam penerimaan Akpol,” tegasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat, khususnya calon peserta dan orang tua, agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Di wilayah Papua Barat Daya, proses seleksi saat ini telah memasuki tahap pemeriksaan kesehatan (Rikes) tahap I. Sebanyak 37 peserta mengikuti tahapan ini, terdiri dari 30 calon taruna dan 7 calon taruni.
Polda Papua Barat Daya mengajak putra-putri terbaik daerah untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai jalan pengabdian.
“Kesempatan ini terbuka luas bagi generasi muda yang memiliki integritas, dedikasi, dan semangat tinggi untuk menjadi perwira Polri di masa depan,” tutupnya. [CR30-R2]




















