Manokwari, TABURAPOS.CO – Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jemaat Shekinah Glory, Insifuri Amban, diajak mengembangkan mental spiritual umat Kristen yang berakar pada persekutuan dalam membangun iman dan jati diri orang percaya, sejalan tantangan pelayanan kedepan yang semakin kompleks.
Tidak hanya itu, GBI Jemaat Shekinah Glory, Insifuri Amban, juga dituntut mengembangkan model pelayanan yang kreatif dan inovatif agar eksistensi gereja semakin berdampak pada pertumbuhan iman umat maupun kemajuan masyarakat.
“Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dinamika masyarakat yang terus berkembang, GBI hendaknya terus mengembangkan model pelayanan yang kreatif dan inovatif agar eksistensi gereja semakin berdampak pada pertumbuhan iman umat maupun kemajuan masyarakat,” ujar Kepala Dinas DP3AKB Manokwari, Adolfince Orisoe, saat mewakili bupati, Hermus Indou, membuka Rakerwil IV GBI Jemaat Shekinah Glory, Insifuri Amban, Rabu (29/3).
Sejalan dengan itu, Orisoe menilai, GBI Jemaat Shekinah Glory, Insifuri Amban juga menjadi momen yang strategis untuk melakukan evaluasi terhadap program kerja dan membahas serta menggodok penyusunan program kerja dan kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan kehadiran GBI Jemaat Glory Insifuri, Amban.

“Saya berharap GBI dapat berperan serta bersama pemerintah membangun masyarakat di Manokwari, karena tidak bisa dibangun oleh pemerintah saja,” pungkasnya.
Sementara, Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) GBI Papua Barat, Pdt. Junaidi Saputro berkeinginan melalu Rakerwil GBI Jemaat Shekinah Glory, Insifuri Amban, dapat memutuskan salah satu program kerja berpola pada asrama yang bertempat di kantor BPD GBI Papua Barat.
Dirinya menyerukan, semua pejabat GBI untuk menyuarakan kepada umat dan warga agar mendukung program kerja pemerintah baik di tingkat kabupaten maupun provinsi sampai program kerja pemerintah pusat.
“Karena pemerintah adalah wakil Allah di dunia, apalagi yang di pemerintahan semuanya adalah anak-anak Tuhan,” pungkasnya. [SDR-R3]




















