Manokwari, TABURAPOS.CO – Meski berbeda hari, pelaksanaan Sholat Ied atau Idul Fitri 1444 H/ 2023 M antara Muhammadiyah dan Pemerintah di Kabupaten Manokwari berjalan aman dan penuh hikmad.
Sholat Ied yang ditetapkan oleh pemerintah dilaksanakan, Sabtu (22/4/2023) di 14 titik, baik di tanah lapang maupun masjid.
Di masjid Ridwanul Bahril Fasharkan, Manokwari, sholat Ied dipimpin oleh M. Tholib dan dilanjutkan dengan khotbah yang disampaikan oleh Bharuddin Sabollah yang menyampaikan tentang makna dan keistimewaan hari raya Idul Fitri sebagai hari kembalinya kaum Muslim kepada kesuciannya.
Menurutnya, nilai-nilai Ramadhan tidak dapat diperoleh dengan rasa kesombongan, keserakahan dan keangkuhan dalam kondisi apapun.
Justru, terang Sabollah Bulan Ramadhan menjadi tantangan bagi umat muslim agar lebih bersabar dalam menahan dirinya untuk tidak makan dan minum, dan sabar dalam menjalankan perintah Alloh Subhanahu Wa ta’ala.
Sabollah mengatakan, kesabaran yang dimiliki sepanjang bulan ramadhan akan menjadi kualitas keimanan agar semakin bermutu dan memantapkan jalan menuju dan langkah kepada Allah Subhanahu Wa ta’ala.
“Bulan Ramadhan dan hari Idul Fitri telah kita lewati untuk kesekian kalinya, sudah berpuluh-puluh kali, kita rayakan setiap tahunnya, suka dan duka datang silih berganti, bahkan setiap kali Ramadhan tiba ada keluarga kita yang tidak lagi lebaran bersama kita,” katanya dalam khotbahnya.
Allah Subhanahu Wa ta’ala, lanjut dia, telah berjanji kepada hambanya yang telah mengharapkan dan menetapkan nilai ketaqwaan dalam hidupnya sebagai bukti ketaatan dalam menjalankan perintah-Nya di bulan suci Ramadhan serta kemampuannya menekan keinginannya dalam setiap cobaan yang dihadapinya.
“Allah Subhanahu Wa ta’ala telah berjanji, barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya pastinya akan diberikan solusi dan jalan keluar atas segala persoalan yang dihadapi, bagi Allah memberikan restu dari sumber yang tak terbayangkan dalam benak kita masing-masing,” tandas Bharuddin Sabollah.
Sehari sebelumnya, Sholat Idul Fitri Muhammadiyah dipusatkan di halaman Kampus STKIP Muhammadiyah Manokwari pada Jumat (21/4/2023) Pukul 07.00 WIT.
Bertindak sebagai Imam Sholat, Ustadz Wardi Nabi sementara khotib adalah Imam Muslih.
Pantauan Tabura Pos, pelaksanaan sholat ied berlangsung aman dan lancar serta penuh hikmad, dengan diikuti oleh ratusan umat Islam warga Muhammadiyah di Kabupaten Manokwari.
Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM), Kabupaten Manokwari, Imam Muslih mengatakan, persyarikatan sholat Ied tahun ini dipusatkan di halaman Kampus STKIP Muhammadiyah Manokwari dengan pertimbangan kondusifitas.
“Kami bersyukur, Alhamdulillah cuaca di pagi ini cerah dan jamaah banyak yang hadir mengikuti pelaksanan sholat Idul Fitri. Ini menjadi satu hal bahwa, sesungguhnya situasi pelaksanan Ied berjalan aman dan lancar,” kata Imam Muslih kepada Tabura Pos.
Dalam khotbahnya, Imam Muslih menyampaikan imbauan agar Jamaah Muhammadiyah tetap semangat dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT meskipun bukan bulan ramadhan. Diingatkan pula agar warga Muhammadiyah tetap menjaga kondisi spiritualitasnya dengan tetap tekun melaksanakan apa yang menjadi kewajiban sebagai umat Islam.
“Kepada semua manusia, kita bagaimana berhubungan baik dengan siapa pun, tetap menjalin hubungan kekeluargaan, persahabatan, pertemanan. Sehingga, apa yang menjadi perintah Tuhan bisa kita laksanakan bersama-sama,” ujar Imam Muslih.
Ia menambahkan, apa yang diputuskan pemerintah diharapkan dapat diikuti pula oleh masyarakat secara umum di Manokwari. “Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut membantu pelaksanaan sholat Ied, termasuk pihak keamanan dan pihak lainnya yang sudah menjaga situasi tetap kondusif,” tandas Imam Muslih. [FSM-R3]




















