Manokwari, TABURAPOS.CO – Warga Kampung Warkomi, Distrik Tanah Rubuh, Kabupaten Manokwari berinisial YR (37 tahun) ditemukan tewas di sekitar ruas jalan pantai Maruni, Distrik Manokwari Selatan, Senin (1/5).
Kasat Reskrim Polresta Manokwari, AKP Nirwan Fakaubun mengakui bahwa di tubuh korban terlihat luka di bagian lutut kanan dan rusuk bagian kanan.
Dikatakan Fakaubun, selanjutnya jenazah korban dievakuasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dia menerangkan, berdasarkan keterangan anggota piket, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia sekitar pukul 06.00 WIT, sedangkan penyebab kematian belum bisa dipastikan apakah korban pembunuhan atau kecelakaan.
“Satreskrim sedang melakukan pendalaman terkait kematiannya, termasuk sedang berkoordinasi dengan pihak keluarga YR,” kata Fakaubun kepada para wartawan di Polresta Manokwari, Senin (1/5).
Ditambahkan Kasat Reskrim, berdasarkan data awal, YR berkomunikasi untuk terakhir kali dengan keluarga dan keluar dari rumah tujuan ke kota, Minggu (30/4) sekitar pukul 23.00 WIT.
Lanjut dia, pada pukul 06.00 WIT, korban sudah ditemukan meninggal dunia dengan posisi tergeletak di ruas jalan Pantai Maruni dan ditemukan anggota piket Lantas setelah menerima informasi dari masyarakat.
Dari penemuan itu, sambung Fakaubun, anggota piket Lantas berkoordinasi dengan Satreskrim dan Polsek Manokwari, kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP.
Menurut Kasat Reskrim, berdasarkan hasil olah TKP, anggota tidak menemukan barang bukti apapun, termasuk saksi, tetapi secara kasat mata, dan identifikasi awal, di tubuh korban ditemukan luka lecet di lutut kanan dan luka lecet di rusuk bagian kanan.
Ia menegaskan, terkait luka yang dialami korban, masih dilakukan pendalaman dan pengecekan di Rumah Sakit Bhayangkara untuk mengetahuinya secara detail.
“Jadi, barang bukti dan saksi nihil, sedangkan penyebab kematian sementara didalami. Kita belum bisa memastikan penyebabnya, apakah ditabrak atau dibunuh. Kita juga masih berkoordinasi dengan keluarga korban,” tandas Kasat Reskrim. [AND-R1]




















