• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home DAERAH MANSEL

Yudisium, Alumni STIH di Mansel Harus Menjadi Kader di Daerah

AdminTabura by AdminTabura
12/12/2021
in MANSEL
0
Yudisium, Alumni STIH di Mansel Harus Menjadi Kader di Daerah
0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Ransiki – Civitas Akademi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari melepas 42 calon Wisudawan-wisudawati Kelas Momiwaren Angkatan XXXVII Tahun Akademik 2020-2021.

Berlangsung di Kampus STIH Manokwari Kelas Momiwaren, Sabtu (11/12), pelepasan atau yudisium para calon sarjana hukum ini langsung dilakukan oleh Ketua STIH Manokwari, Filep Wamafma dan dihadiri oleh Bupati Manokwari Selatan (Mansel), Markus Waran, serta para orang tua dari calon Wisudawan dan wisudawati.

Mengawali sambutannya, Ketua STIH Manokwari, Filep Wamafma memberikan selamat kepada 42 calon Wisudawan-wisudawati atas capaian prestasi di masa kuliah hingga dapat menyelesaikan studi dan akhirnya menyandang gelar sarjana hukum.

Ungkapan terima kasih juga disampaikan Wamafma kepada para orang tua, keluarga dan kekasih yang telah memberikan dukungan kepada para mahasiswa selama duduk di bangku kuliah, sehingga dapat menyelesaikannya tepat pada waktunya.

“Ibu kita melahirkan kita dengan mimpi, harapan dan cita-cita yang besar, agar kelak kita bisa berhasil, hari ini calon Wisudawan-wisudawati telah membuktikan itu dan membanggakan orang tua kalian dengan menyandang gelar sarjana hukum, prestasi yang telah kalian raih harus disyukuri,” kata Wamafma saat melepas 42 calon Wisudawan-wisudawati  Kelas Momiwaren Angkatan XXXVII, Sabtu (11/12).

Pade kesempatan itu, Wamafma juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Mansel, Markus Waran dan jajaran Pemerintahan  yang sudah mendukung penuh penyelenggaraan pendidikan di STIH Manokwari Kelas Momiwaren dengan memberikan bantuan beasiswa setiap Tahun Anggaran kepada mahasiswa, sehingga dapat mereka dapat menyelesaikan perkuliahan tanpa kendala ekonomi.

Ketua STIH Manokwari, Filep Wamafma menyampaikan sambutannya. TP/BOM

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan (Pemkab Mansel) telah memberikan kontribusi yang begitu besar dalam penyelenggaraan pendidikan di STIH Manokwari Kelas Momiwaren meski Kampus yang dia pimpin hanyalah Kampus swasta.

“Bupati Waran adalah Tokoh di Papua Barat, karena selain Kepala daerah juga Wakil Ketua Dewan Adat Wilayah III Papua Barat dan sebagai Tokoh Politik Ketua DPD PDI Perjuangan, beliau sudah banyak membantu STIH jadi mari kita dukung beliau dengan program Pemerintah yang dijalankan,” ajak Wamafma.

Lanjut dia, setelah di Wisuda nanti, para lulusan sarjana hukum jebolan STIH Manokwari, harus menjadi kader di daerah untuk membantu Kepala Suku, Kepala Kampung dan Pemerintah Kampung dengan ilmu yang dimiliki. Sebaliknya, tidak bergantung untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tetapi harus mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri, seperti membuka Lembaga Bantuan Hukum untuk menjaga dan melindungi dari persoalan hukum.

Ia menegaskan, kehadiran alumni STIH Manokwari dimanapun harus dapat memberikan kesejahteraan bagi generasi muda Papua. Sambungnya, jika sudah menjadi sukses tidak melupakan almamater tetapi turut memberi kontribusi untuk pengembangan pendidikan di STIH Manokwari.

Wamafma menambahkan, tugas seorang sarjana yang paling utama adalah menjaga dan mengharumkan nama baik almamater.

“Jadi kalau masih jadi mahasiswa suka fly lalu tidur di got, sudah jadi sarjana hukum harus merubah sikap, jangan bertindak seperti itu lagi karena bisa menghancurkan nama baik STIH, harus menjadi sarjana yang berkualitas melalui sikap dan perilaku ditengah-tengah masyarakat. Gunakan ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk, bisa berguna bagi orang lain, yang paling penting hadir ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan solusi dalam pembangunan, bukan menjadi provokator untuk menimbulkan masalah,” tekan Wamafma.

Dirinya berpesan, STIH Manokwari adalah almamater dan rumah besar bagi semua alumni, maka almamater itu harus dijaga dengan baik dengan mengembangkan ilmu pengetahuan yang dimiliki supaya kelak bermanfaat bagi Nusa dan Bangsa dan bagi Tanah Papua, untuk pembangunan Tanah ini.

Bupati Mansel, Markus Waran menyampaikan sambutan dan arahannya kepada 42 mahasiswa-mahasiswi yang yudisium. TP/BOM

Sementara itu, Bupati Mansel, Markus Waran mengatakan, tidak dapat dipungkiri bahwa kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini menuntut semua pihak senantiasa peka dan sigap terhadap beragam kemampuan dan keahlian yang sangat dibutuhkan dalam bekerja dan berkarya.

Meski bukan yang paling utama, ketrampilan komputer yang memadai, penguasaan bahasa asing yang baik, maupun ketrampilan komunikasi yang handal merupakan keunggulan-keunggulan yang saat ini sangat dibutuhkan di dunia kerja maupun usaha.

Dengan melihat kenyataan tersebut, ijazah dan pengetahuan teoritis yang didapatkan di masa studi bukanlah jaminan untuk dapat memperoleh pekerjaan atau berwirausaha dengan mudah.

Maka itu, calon Wisudawan-wisudawati STIH Manokwari harus mampu bertindak dinamis dan memanfaatkan segala peluang untuk terjun ke dunia kerja, menciptakan lapangan kerja maupun berwirausaha sekaligus turut berpartisipasi dalam meningkatkan optimisme dan dinamisme baru ditengah pastinya kemajuan dan perkembangan daerah khususnya di Kabupaten Mansel.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di jajaran Pemkab Mansel ini mengungkapkan, Negara sudah tidak mampu membiayai Birokrasi Pemerintahan yang ada. Dengan demikian, calon Wisudawan-wisudawati  STIH Manokwari tidak harus berpatokan untuk menjadi ASN tetapi harus mampu menjadi pionir untuk membuka lapangan pekerjaan sesuai disiplin ilmu yang dimiliki.

“Alumni STIH Manokwari yang sudah menyandang gelar sarjana hukum harus menjadi pionir untuk membuka LBH guna menjawab tantangan di masa yang akan datang. Harus lihat peluang, yakinkan dalam diri anda saya bisa menjadi Notaris atau Advokat, bukan ASN,” pinta Waran.

Dirinya meminta, para calon Wisudawan-wisudawati STIH Manokwari untuk berpikir secara luas dan berani melangkah untuk menjadi orang hebat dan berguna bagi almamater.

“Jadi ASN bukan solusi untuk masa depan, karena di jaman Reformasi Birokrasi ini ASN yang pensiun sudah tidak lagi terima upah. Sebaliknya kalian harus meniti karir yang sesuai disiplin ilmu hukum anda, sebagai Advokat atau Notaris,” tekan dia sekali lagi. Untuk itu, Waran berpesan, disiplin ilmu yang sudah diterima harus dapat disalurkan seperti air yang mengalir, disalurkan kepada masyarakat untuk menambah khasanah dan cara berpikir dan mengembangkan diri sehingga berguna bagi semua orang dan berguna bagi pembangunan daerah. [BOM-R3]

Previous Post

Bantu Percepatan Herd Immunity dan Dorong UMKM, Satlantas Gelar Vaksinasi On The Road

Next Post

APBD 2022 Anggarkan Dana Operasional RSUD Pratama Elia Waran

Next Post
APBD 2022 Anggarkan Dana Operasional RSUD Pratama Elia Waran

APBD 2022 Anggarkan Dana Operasional RSUD Pratama Elia Waran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!