Manokwari , TABURAPOS.CO – Bangunan liar semakin hari semakin banyak. Bupati Manokwari, Hermus Indou, meminta satuan tugas ketentraman dan ketertiban (trantib) Manokwari segera bekerja.
“Saya lihat bangunan liar semakin hari semakin menjamur. Kita diprotes banyak masyarakat tapi banyak juga masyarakat tidak paham,” ujar Bupati saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Bupati, Sowi Gunung, Senin (7/8).
Saat menjalankan tugasnya, Bupati meminta Satgas Trantib tetap memperhatikan petunjuk yang sudah diberikan agar tidak menimbulkan masalah di masyarakat.
“Tahapan yang sudah diberikan petunjuk, diikuti, undang masyarakat sosialisasi dan beri surat peringatan untuk bongkar mandiri. Penuhi prosedur ini dulu kalau tidak ada masalah,” pungkas Bupati.

Beberapa titik bangunan liar yang menjadi sorotan, diantaranya sekitar Pelabuhan Kota, Marina, Jln. Esau Sesa Balai Benih Ikan.
Di tempat yang sama, Ketua Satgas Trantib Manokwari, Wanto mengakui sudah ada permintaan Bupati untuk membersihkan bangunan liar di beberapa titik, diantaranya Pelabuhan Kota dan Balai Benih Ikan Jln. Esau Sesa.
“Secara umum, sudah ada sosialisasi kepada para pedagang. Namun sosialisasi secara khusus belum. Pak Bupati minta disosialisasikan dulu kemudian diberi peringatan. Kalau diberi peringatan 1 sampai 3 tidak digubris, baru action,” jelas Wanto.
Tidak hanya itu, ungkapnya Wanto, Satgas Trantib juga sudah meminta Satpol PP untuk melakukan sosialisasi kepada pedagang di titik-titik yang menjadi perhatian bupati.
“Khusus untuk lapak-lapak depan pelabuhan itu dibangun oleh Pemprov Papua Barat, karena itu, Pak Bupati maunya pembersihan dilakukan oleh Pemprov Papua Barat,” pungkasnya. [SDR-R3]




















