Manokwari, TABURAPOS.CO – KPU Pegunungan Arfak (Pegaf) menggelar rapat koordinasi persiapan pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 bersama sepuluh Panitia Pemilihan Distrik (PPD) se Kabupaten Pegaf, di Hotel Valdos, Senin (11/12).
Ketua KPU Pegaf, Yosak Saroi menjelaskan, rapat koordinasi dimaksudkan untuk menyamakan persepsi bersama ketua dan PPD se-Kabupaten Pegaf terkait dengan semua perekrutan KPPS. Sehingga, semua tahapan, program dan jadwal yang nantinya dikeluarkan KPU bisa dijalankan oleh PPD sampai ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) perihal perekrutan KPPS.
“Rakor ini sangat penting untuk menginventarisasi seluruh permasalahan dan menyamakan persepsi dengan jajaran PPD di 10 distrik agar memastikan seluruh jajaran PPS dalam proses rekrutmen benar-benar bekerja professional, sehingga KPPS yang direkrut dipastikan sudah memenuhi syarat,” jelas Yosak Saroi saat membuka rakor.
Yosak menyebutkan, terdapat 182 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 166 kampung pada pemilu 2024 di Kabupaten Pegaf. Sehingga, jumlah KPPS yang direkrut kurang lebih sebanyak 1.274 orang, dengan rincian setiap TPS terdapat tujuh orang KPPS.
Yosak mengingatkan, ketua dan anggota PPD tetap semangat dalam menjalakan tugas dan penuh tanggung jawab, bekerja dengan professional, mengedepankan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, keluarga maupun kelompok tertentu.

“Saya sangat berharap kepada ketua dan anggota PPD menjalankan tugas secara professional dan independen sehingga menunjang keberhasilan tugas di lapangan, dan optimis melaksanakan tahapan pemilu 2024 secara demokrartis,” harap Yosak.
Yosak menambahkan, proses rekrutmen KPPS akan memanfaatkan aplikasi sistem informasi anggota KPU dan Badan Ad Hoc (Siakba). Proses tahapan dan jadwal pembentukan KPPS dimulai 11-15 Desember 2023.
“Perekrutan mulai hari ini sampai 15 Desember. Pelantikannya nanti tanggal 25 Januari 2024. Masa kerja KPPS selama satu bulan sampai 25 Februari,” jelasnya.
Dirinya berharap, dengan mempertimbangkan geografis, ketua dan anggota PPD setelah mengikuti rakor segera membangun koordinasi dengan jajaran terkait di tingkat PPS untuk melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di 166 kampung dan 182 TPS sehingga alur perekrutan dapat dipahami semua pihak.
Yosak Saroi menambahkan, Ketua KPU Pegaf merencanakan kegiatan di TPS berupa simulasi pungut hitung lewat aplikasi Sirekap, Rabu 14 Febaruari 2024. Kegiatan ini, KPU Pegaf bersama PPS akan melakukan sosialisasi kepada KPPS di tingkat kampung.
Turut hadir dalam rakor Kadiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, William Heipon, Kadiv Hukum dan Pengawasan, Febriana FM Sorentou dan para Kasubbag serta staf sekretariat KPU Pegaf. [SDR-R3]




















