Manokwari, TABURAPOS.CO – Polda Papua Barat secara resmi mendapat pemimpin baru, yakni Brigjen Pol. Johnny E. Isir selaku Kapolda, setelah dilantik Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (14/12).
Setelah Johnny Isir secara resmi menjabat Kapolda, LP3BH Manokwari memohon Kapolda bisa segera melakukan penertiban segenap kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang marak di wilayah hukum Polda Papua Barat.
“Salah satu diantaranya yang ada di depan mata, di kawasan sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Waserawi, Kabupaten Manokwari,” harap Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan C. Warinussy, SH dalam press release yang diterima Tabura Pos via WhatsApp, Kamis (14/12).
Diutarakannya, Kapolda perlu melakukan penertiban terhadap aspek perizinan yang dipegang atau dikantongi para pemilik usaha PETI, secara umum di sekitar Waserawi dan Distrik Masni.
“Jenderal Isir pula dapat menelusuri keberadaan para pemilik modal usaha PETI yang ada di kawasan Distrik Masni dan Prafi,” sebut dia.
Ditambahkan Warinussy, demikian juga dengan penambang yang bekerja di sekitar wilayah tersebut, bisa ditemui dan dipercakapkan dengan mereka serta para pemilik hak ulayat setempat.
“Atas koordinasi dengan instansi terkait, Pemkab Manokwari dan Provinsi Papua Barat bisa segera dibenahi tata kelola potensi mineral emas di wilayah Distrik Masni dan sekitarnya,” harap Warinussy.
Dengan begitu, sambung Direktur Eksekutif LP3BH ini, pada gilirannya bisa memberikan pemasukkan yang legal terhadap penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Manokwari dan Provinsi Papua Barat. [*HEN-R1]




















