Manokwari, TABURAPOS.CO – Polresta Manokwari terus melakukan pengawalan dan pemantauan terhadap seluruh bentuk kegiatan masyarakat menjelang Pemilu 2024. Salah satu yang menjadi perhatian dari Polresta Manokwari, yakni gaya pemungutan suara dengan sistem noken.
“Untuk kerawanan beberapa sudah diidentifikasi yang kita antisipasi yang gaya pemungutan suara noken,” kata Kapolresta kepada wartawan di Mapolda Papua Barat, Rabu (10/01).
Kapolresta menerangkan, belum ada perubahan jumlah tempat pemungutan suara (TPS). Sesuai yang ditetapkan KPU Manokwari sebanyak 673 TPS.
“Terkait TPS sesuai data sampai sekarang belum ada perubahan TPS. Kemudian soal logistik kami tetap kawal dan melakukan pengamanan. Sejauh ini Manokwari cukup aman,” tambahnya.
Menurutnya, Pemilu 2024 saat ini masih dalam tahapan kampanye terbatas. Dari hasil pemantauan di lapangan sampai saat ini situasi di Manokwari masih cukup aman.
Kapolresta mempersilahkan setiap peserta Pemilu 2024 maupun partai politik yang ingin melaksanakan kampanye. Aparat kepolisian akan melakukan pemantauan.
“Jika dalam pelaksanaannya kemudian ditemukan suatu pelanggaran-pelanggaran maka tentu ada ranahnya dan itu menjadi kewenangan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu-red),” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk memastikan kegiatan pengamanan berjalan dengan maksimal, maka Polresta Manokwari akan mendapatkan penambahan personel untuk membackup seluruh kegiatan termasuk patroli skala besar maupun menengah.
“Untuk pengamanannya dua per tiga dari jumlah personel karena personel lain tetap melakukan penguatan maupun tugas rutin tetap ditingkatkan,” pungkasnya. [AND-R4]




















