Manokwari, TP – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Manokwari mendorong kreativitas warga binaan melalui program pembinan kemandirian.
Kepala LPP Kelas III Manokwari, Lince Bela menjelaskan, dalam program pembinaan kemandirian ini, ada sejumlah kegiatan unggulan yang dilaksanakan, seperti membatik dan menjahit.
Kegiatan ini, kata dia, terus didorong karena masih baru dan mempunyai potensi cukup bagus dan bekal terhadap warga binaan ketika keluar nanti. Selain itu, ungkapnya, sebelumnya LPP juga mendorong kreativitas warga binaan melalui merajut dan kuliner.
Dalam kegiatan itu, warga binaan dibina membuat tas Noken sampai baju menari dengan mahkota, sedangkan kuliner lebih ke arah membuat kue.
“Kami memiliki koleksi baju menari dan itu bisa kami sewakan untuk umum,” kata Lince Bela kepada para wartawan di LPP Kelas III Manokwari, Senin (5/8).
Di samping itu, ia menambahkan, pihaknya juga terus mendorong pembinaan mental dan spiritual agar warga binaan bisa lebih baik ke depan. Lanjut dia, pembinaan kerohanian dilaksanakan setiap hari, baik untuk yang beragama Islam maupun Kristen.
Dirinya juga berharap pemda memberikan dukungan terhadap pengembangan kreativitas warga binaan, baik berupa anggaran maupun sarana prasarana supaya ketika keluar dari LPP, warga binaan lebih mandiri dalam membiayai kehidupan keluarga dan tidak mengulangi perbuatan yang sama.
“Kendala kami cuma itu, sarana dan prasarana, termausk pembiayaan. Memang dari kementerian sudah ada biaya untuk pos-pos kegiatan, tetapi kegiatan kemandirian memang kita membutuhkan dukungan dari pemda, baik sarana prasarana maupun pembiayaan,” kata dia. [AND-R1]




















