Manokwari, TP – Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Papua Barat, Dr. Budi Santoso, SH, MH mengambil sumpah dan janji 35 anggota DPR Papua Barat periode 2024-2029 di Aston Niu Hotel, Manokwari, Rabu (2/10/2024).
Prosesi pengambilan sumpah dan janji pelantikan berlangsung dalam Rapat Paripurna Istimewa DPR Papua Barat yang dipimpin Wakil Ketua DPR Papua Barat periode 2019-2024, Jongky Fonataba didampingi Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor, Wakil Ketua, Ranley H.L. Mansawan dan Wakil Ketua, Saleh Siknun.
Pengambilan sumpah dan janji pelantikan ini berdasarkan keputusan Mendagri Nomor: 100.2.1.4-4157 Tahun 2024 tentang Peresmian Pengangkatan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Papua Barat Masa Jabatan Tahun 2024-2029.
Para anggota DPR Papua Barat yang diambil sumpah dan janji pelantikan, Dapil Papua Barat 1 (Kabupaten Manokwari), yaitu: Xaverius Kameubun (PKB), Gilang Pinandito (Partai Gerindra), Nakeus Muid dan Petrus Makbon ((PDI Perjuangan), Ahmad Kudus dan Andrianus Mansim (Partai Golkar), Sapri M. Bani dan Ever Indou (Partai NasDem), Yohanis E. Rumissing (Partai Demokrat), Rachmat C. Sinamur (PAN), Aloysius P. Siep (Partai Perindo), dan Imam Muslih (PKS).
Dapil Papua Barat II (Kabupaten Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak), yaitu: Orgenes Wonggor (Golkar), Yulianus Dowansiba (Partai NasDem), Yusthinus Mandacan (Partai Demokrat), Aporina Dowansiba (PKB), dan Yustus Towansiba (PDI Perjuangan).
Dapil Papua Barat III (Kabupaten Teluk Bintuni), yaitu: Dantopan Sarungallo (PDI Perjuangan), Erwin Beddu Nawawi (Partai Golkar), Syamsudin Seknun (Partai NasDem), Musa Naa (Partai Perindo), dan Asri (PPP).

Dapil Papua Barat IV (Kabupaten Fakfak), yaitu: Iskandar Tassa (PKB), Ye Salim Alhamid (Partai Gerindra), Saleh Siknun dan Fachry Tura ((PDI Perjuangan), Amin Ngabalin (Partai Golkar), dan Hendrik C. Ndandarmana (PAN).
Dapil Papua Barat V (Kabupaten Teluk Wondama dan Kaimana), yaitu: Semuel Agung (Partai Gerindra), Irsan Lie (PDI Perjuangan), Fery M. D. Auparay dan Philip Heinrich (Partai Golkar), Rita Teurupun (Partai Nasdem), Rudi Sirua (PAN), dan Jamiah Qomariah (Partai Demokrat).
Pengambilan sumpah dan janji pelantikan turut dihadiri Penjabat Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Barat, pengurus partai politik, dan masyarakat.
Pengamanan Ketat
Dari pantauan Tabura Pos, prosesi pelantikan para wakil rakyat di Provinsi Papua Barat ini dikawal ketat aparat kepolisian, mulai dari pintu masuk dan di sekitar gedung pelantikan.
Setiap tamu diwajibkan menunjukkan ID card yang telah disiapkan panitia, sedangkan keluarga dan jajaran Forkompimda diwajibkan menunjukkan undangannya.
Sebelum memasuki ruangan, para tamu wajib menjalani pemeriksaan metal detector. Setidaknya, ada 2 tempat pemeriksaan metal detector, yakni di pintu utama dan pintu samping kiri.
Aparat kepolisian juga disebar di dalam dan luar ruangan untuk memperhatikan kondisi keamanan, sedangkan petugas lain tampak sibuk mengatur kendaraan dan lalu lintas.
Bukan itu saja, para wartawan yang hendak melakukan peliputan pun dibatasi. Sebab, para wartawan yang tidak mempunyai ID card dan akses untuk masuk ke ruangan pelantikan, terpaksa menunggu di luar gedung bersama masyarakat.
Kasatgas Tindak Operasi Mantap Praja, Kompol Burhan mengatakan, pengamanan yang ketat untuk memastikan acara pelantikan berjalan aman dan lancar.
Menurutnya, sebelum acara dimulai, pihaknya harus memastikan situasi dalam keadaan steril. Ada pun penggunaan metal detector dan pemeriksaan ketat, kata Burhan, dilakukan sesuai SOP.
Selain personil, kata Burhan, pihaknya juga menyiapkan kendaraan taktis untuk mengantisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti aksi unjuk rasa.
“Memang harus steril, jangan sampai ada yang membawa alat tajam. Penggunaan metal detector ini bagian dari SOP,” kata Burhan yang dikonfirmasi Tabura Pos di Aston Niu Hotel, Manokwari, Rabu (2/10/2024). [FSM/AND-R1]





















