Manokwari, TP – Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf), Yosias Saroi, menyampaikan terima kasih kepada para penyelenggara Pilkada, KPU, Bawaslu, TNI-Polri, dan masyarakat atas kerja sama yang baik, sehingga pelaksanaan Pilkada 2024 di Pegaf dapat berjalan, aman, lancar, dan kondusif.
“Saya menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang baik, pelaksanaan Pilkada di Pegaf aman, lancar, dan kondusif sekaligus membalik keadaan, karena semua daerah menganggap Pegaf adalah daerah merah dan akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di Pilkada 2024. Tetapi, kita sudah balik semua itu dan buktikan Pegaf aman, lancar, dan kondusif,” ungkap Saroi kepada wartawan di salah satu hotel di Manokwari, Selasa (10/12/2024).
Menurutnya, pelaksanaan Pilkada 204 Pegaf, aman, lancar, dan kondusif membuktikan bahwa para kandidat, masyarakat sudah dewasa dalam berpolitik.
“Kita sudah membalik semua pandangan itu semua. Kita sduah dewasa di politik dan kita nomor satu untuk isi SIREKAP. Ini adalah kerja sama semua pihak,” ungkapnya.
Yosias Saroi mengapresiasi pasangan calon (paslon) bupati Marinus Mandacan dan Daniel Mandacan (MADAN) yang kalah perolehan suara dari pasangan Dominggus Saiba dan Andi Salabai (DOMAN), yang dengan besar hati menerima hasil Pilkada 2024 tersebut.
“Dalam Pilkada ada yang menang dan ada yang kalah. Yang kalah kita sudah bujuk, duduk bersama secara kekeluargaan, kita fasilitasi itu, sehingga tidak mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi,” beber Yosak.
Bupati Pegaf ini menambahkan, saat ini yang menang sudah merangkul yang kalah, dan yang kalah siap membantu, bekerjasama, mendukung bupati dan wakil bupati terpilih untuk melaksanakan pembangunan di Pegaf untuk masyarakat.
“Waktu itu saya sebagai juru runding bagi yang kalah dan yang menang. Saya fasilitasi dan mereka sudah oke. Kita berdoa, komunikasi yang baik, kerja sama yang baik untuk mendukung pembangunan di Pegaf,” ungkapnya.
Yosia Saroi menambahkan, dengan sudah bertemunya pasangan MADAN dan DOMAN, menandakan Pilkada sudah selesai, sehingga saat ini adalah saatnya maju bersama membangun Kabupaten Pegaf.
“Saya sampaikan kalau kita baku gugat, habis waktu, biaya, tenaga. Ada dua kubu dan peemrintahan tidak jalan, lalu kapan lagi kita kembali membangun kita punya daerah. Sehingga, semua sepakat saling mendukung menjalankan pemerintahan untuk hadirkan pembanguna bagi masyarakat di Kabupaten Pegaf,” pungkas Yosak Saroi. [SDR-R4]




















