Manokwari, TP – Badan Layanan Umum Unit Penyelenggara Bandar Udara (BLU UPBU) Kelas II Rendani Manokwari, mencatat satu fenomena selama momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, yaitu terjadi penurunan jumlah penumpang datang dan pergi.
Meskipun jumlah penumpang datang dan pergi menurun, tetapi jumlah penerbangannya justru meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Tercatat, penumpang datang ke Manokwari sebanyak 12.038 penumpang menurun dibandingkan Nataru 2023-2024 berjumlah 13.305 penumpang.
Sedangkan, jumlah penumpang berangkat juga menurun. Pada Nataru 2024-2025 sebanyak 14.299 penumpang, sedangkan Nataru 2023-2024 sebanyak 20.619 penumpang.
“Kondisi yang kita alami jumlah penerbangan mengalami kenaikan, tapi jumlah penumpang datang dan berangkat menurun di Nataru 2024-2025,” jelas Kepala BLU UPBU Kelas II Rendani, Herman Sujito, kepada wartawan setelah apel penutupan Posko Angkutan Nataru di selasar terminal Rendani, Senin (6/1/2025).
Menurut analisa, kondisi menurunnya jumlah penumpang di Bandara Rendani, kemungkinan selain karena faktor Pilkada, tetapi juga minat berpergian dari masyarakat berkurang. Padahal, telah ada kebijakan penurunan harga tiket.

“Secara global tetap penurunan harga tiket sedikit berpengaruh juga,” tuturnya.
Herman menambahkan, selain jumlah penumpang menurun, tidak ada kejadian luar biasa yang tercatat. Semua penerbangan tidak ada yang dialihkan ke daerah lain.
“Kalau delay ada tetapi tidak sampai ada pengalihan penerbangan padahal kondisi cuaca sempat dikhawatirkna. Secara global semua berjalan lancar,” pungkasnya.
Posko Nataru 2024-2025 berlangsung selama 18 Desember 2024 sampai 4 Januari 2025, melibatkan lintas sektor, mulai dari kepolisian, TNI AU, Basarnas dan lainnya. [SDR-R4]




















