Manokwari, TP – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Provinsi Papua Barat, Legius Wanimbo memberikan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mansel yang memfasilitasi pelatihan penyusunan data profil desa berbasis elektronik bagi 57 kampung di Mansel.
Dikatakan Wanimbo, saat ini merupakan era digital dan program-program strategis ini sangatlah membantu pemda Kabupaten maupun provinsi dan kiranya dapat dilakukan juga pemkab lainnya di Papua Barat.
“Program penyusunan profil kampung berbasis digital ini tentunya akan terindegrasi dengan program Sistem Informasi Kampung dan Sistem Administrasi Informasi Kampung (SAIK)
SAIK. Tentunya dengan profil kampung ini, kita akan tahu kondisi kampungnya seperti apa,” kata Wanimbo kepada Tabura Pos di Kantor DPMK Papua Barat, belum lama ini.
Profil kampung ini, kata Wanimbo, tidak hanya terkait jumlah penduduk kampung saja, tetapi akan termuat sejumlah potensi dan keadaan yang ada di kampung dapat diketahui.
Sehingga, tambah dia, ketika pemkab maupun pemprov mendorong program ke tingkat kampung berdasarkan profil kampung yang ada, maka programnya berjalan tepat sasaran, tepat anggaran, dan tepat ke orang.
Menurutnya, dengan data profil kampung yang baik, tentunya intervensi persoalannya tepat sasaran, baik terkait persoalan stunting, kemiskinan ekstrim, indeks pembangunan manusia (IPM) termasuk juga swasembadan pangan dari kampung.
“Persoalan-persoalan ini akan terlihat jelas melalui data dan informasi yang ada di profil kampung,” ujar Wanimbo seraya menambahkan, tentunya program tersebut dapat diwujudkan juga oleh pemkab lainnya di Papua Barat.
Lebih lanjut, kata Wanimbo, selain profil kampung tentunya akan didorong juga kampung-kampung yang selama ini kekurangan infrastruktur jaringan internet dan infrastruktur jalan.
“Tentunya, kedepan kita dari DPMK Provinsi Papua Barat akan berkolaborasi bersama DPMK kabupaten serta dinas terkait lainnya guna mendorong dan kembangkan potensi kampung yang ada,” ujarnya.
Lebih lanjut, tambah Wanimbo, dengan profil kampung ini tentunya akan menjadi dasar perencanaan pembangunan dan pengembangan kampung.
Sebab, lanjut dia, perencanaan pembangunan dimulai dari musyawarah pembangunan kampung, tentunya ini akan berjalan efektif dan lebih baik kedepan setiap pengusulan perencanaan dari tingkat kampung.
“Tentunya dengan perencanaan pembangunan kampung yang berasal dari profil kampung yang baik, diharapkan dapat menyelesaikan persoalan yang ada ditingkat kampung,” tandas Wanimbo. [FSM-R5]




















