• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 24, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home MANOKWARI

Pemkab Manokwari Resmi Terapkan Integrasi Layanan Primer Kesehatan

AdminTabura by AdminTabura
18/07/2025
in MANOKWARI
0
Pemkab Manokwari Resmi Terapkan Integrasi Layanan Primer Kesehatan

Kick Off pelaksanaan ILP tahun 2025, oleh Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono dan perwakilan Kemenkes, di salah satu hotel, Kamis (17/7/2025). TP/SDR

0
SHARES
62
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Manokwari, TP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, resmi memulai menerapkan Integrasi Layanan Primer (ILP) tahun 2025 di tingkat fasilitas layanan kesehatan, ditandai dengan Kick Off oleh Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, Kamis (17/7/2025).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Marthen L. Rantetampang menjelaskan, ILP ini merupakan program tranformasi sistem kesehatan nasional yang dicanangkan Kementerian Kesehatan.

Ia mengungkapkan, ILP akan dijalankan oleh Puskesmas, Pustu, dan Posyandu, dengan mengedepankan layanan promotif dan preventif berbasis siklus hidup masyarakat.

Di Provinsi Papua Barat, kata Rantetampang, Kabupaten Manokwari menjadi salah satu dari tujuh kabupaten yang diprioritaskan melaksanakan ILP di tahun 2025.

“Program ILP merupakan implementasi dari pilar pertama transformasi sistem kesehatan, yaitu transformasi layanan primer,” jelas Rantetampang saat Kick Off di salah satu hotel, kemarin.

Rantetampang menambahkan, Puskesmas di Manokwari yang menjadi pilot project pelaksanaan ILP di tahun 2025 adalah Puskesmas SP 4 Prafi yang sudah terakreditasi primer.

Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono berharap pelaksanaan ILP semakin memantapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, mulai dari tingkat Posyandu sampai ke Puskesmas, sehingga mendorong peningkatan usia harapan hidup masyarakat Manokwari.

Diakuinya, keberhasilan pelaksanaan ILP tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi butuh keterlibatan semua pihak.


“ILP menuntut komitmen kolektif dari seluruh unsur pemerintahan kabupaten, distrik, kampung serta masyarakat, dan Kick Off ini adalah momentum strategis untuk membangun pemahaman dan kerja bersama dalam menyukseskan ILP,” ujar Mugiyono.

Wabup Manokwari memastikan Pemkab Manokwari mendukung penuh pelaksanaan ILP, termasuk melalui kebijakan, koordinasi lintas sektor, dan alokasi anggaran.

Diungkapkannya, Pemkab Manokwari telah menerbitkan surat keputusan Bupati untuk penetapan Puskesmas ILP dan memastikan program ini masuk dalam perencanaan dan penganggaran daerah.

Sementara itu, Perwakilan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr Wing Irawati menerangkan, ILP merupakan bagian dari upaya besar Pemerintah Pusat menata layanan kesehatan primer secara komprehensif.

Ia mengungkapkan, transformasi layanan primer tersebut bertujuan memperkuat aspek promotif dan preventif, dengan pendekatan berbasis siklus hidup individu, keluarga, dan masyarakat. Dimana, konsep tersebut sudah diuji coba sejak 2022 dan menunjukkan dampak positif terhadap mutu pelayanan.

“Per Juni 2025 tercatat sudah 72,6 persen atau 7.457 dari 10.268 Puskesmas di seluruh Indonesia telah menerapkan ILP,” jelasnya.

Melalui Program ILP ini, imbuh Irawati, Kemenkes terus mendorong peningkatan angka tersebut untuk memperkuat sistem layanan kesehatan dasar secara nasional.

Serangkaian dengan Kick Off ILP, Dinkes Kabupaten Manokwari melaksanakan sosialisasi program tersebut yang diikuti 74 peserta dari Puskesmas dan distrik yang bertujuan memperkuat pemahaman peran dan tanggung jawab. [SDR-R4]

Previous Post

Empat Lahan Pembangunan Dapur Umum MBG Siap, Pemkab Maybrat Lobby Lahan Sekolah Rakyat

Next Post

Provinsi akan Berikan Bantuan 2 Jenis Seragam SMA dan SMK

Next Post
Provinsi akan Berikan Bantuan 2 Jenis Seragam SMA dan SMK

Provinsi akan Berikan Bantuan 2 Jenis Seragam SMA dan SMK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!