Manokwari, TP – Pengadilan Agama (PA) Manokwari Kelas I A berupaya meningkatkan dan mempercepat pelayanan merata serta prima terhadap masyarakat yang berperkara, termasuk berkebutuhan khusus atau kaum difabel.
Ketua PA Manokwari Kelas I A, Samsudin Djaki, MH mengatakan, untuk menjawab pelayanan yang dibutuhkan kaum difabel, maka pihaknya menjalin kerja sama dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Manokwari.
Diungkapkan Djaki, pelayanan untuk kaum difabel sudah menjadi program program prioritas Mahkamah Agung (MA), khususnya pada Badan Peradilan Agama (Badilag).
“Ada beberapa OPD maupun instansi vertikal yang kita target untuk bisa kerja sama. Salah satunya itu SLB. Kerja sama dengan SLB menjadi prioritas Pengadilan Agama Manokwari,” kata Djaki kepada Tabura Pos di kantornya, belum lama ini.
Dijelaskannya, tujuan kerja sama dengan SLB Negeri Manokwari untuk menjawab dan memberi kemudahan pelayanan sesuai yang dibutuhkan kaum difabel ketika berperkara di PA Manokwari.
Sejauh ini, lanjut Djaki, PA Manokwari Kelas I A sudah bertemu pihak SLB Negeri Manokwari untuk membicarakan rencana kerja sama ini, bahkan draft perjanjian kerja sama (PKS) sudah dibuat.
Dirinya menekankan bahwa kaum difabel maupun rentan memiliki kedudukan, porsi, dan pelayanan hukum yang sama dengan yang lain dan sudah dijamin peraturan.
“Ada juga beberapa orang rentan yang berkunjung baik untuk mendapat informasi dan menjadi saksi yang membutuhkan pelayanan setara, sehingga semua yang dibutuhkan kaum rentan dan difabel akan kami berusaha fasilitasi secara bertahap,” katanya.
Ketua PA Manokwari ini membeberkan, konsep kerja sama dengan SLB Negeri Manokwari yang disiapkan berupa pendampingan jika ada kaum rentan maupun difabel yang berperkara di PA Manokwari.
“Ketika ada kaum rentan khususnya kaum difabel, kita akan koordinasi dengan pihak SLB untuk mereka yang membantu pendampingan, baik saat pelayanan maupun persidangan. Karena, bahasa kita mungkin tidak diketahui kaum difabel, sehingga kerja sama ini penting sekali,” tukasnya.
Djaki mengutarakan, penandatangan kerja sama dengan pihak SLB Negeri Manokwari hanya menunggu waktu, karena akan dikemas dengan penandatanganan MoU bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari. “Tinggal kita menunggu momen saja,” katanya.
Dirinya menambahkan, selama ini, pelayanan terhadap kaum rentan yang berperkara masih dilayani oleh sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki PA Manokwari yang telah mengikuti pelatihan atau bimbingan teknis. [SDR-R1]





















